JAKARTA – Bencana tanah longsor melanda sejumlah pemukiman warga yang ada di Kabupaten Tana Toraja, Provinsil Sulawesi Selatan hingga menyebabkan adanya korban luka-luka.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan, hujan dengan intensitas tinggi dan kondisi tanah yang tidak stabil serta kemiringan lereng mengakibatkan terjadinya tanah longsor.
“Setidaknya tiga dusun di Kabupaten Tana Toraja terdampak. Lokasi terdampak yakni Kecamatan Bonggakaradeng, Desa Buakayu,” kata Abdul Muhari dalam keterangannya yang dikutip Holopis.com, Jumat (18/4).
Abdul menjelaskan bahwa setidaknya sebanyak tiga orang yang mengalami luka berat telah dirujuk ke Rumah Sakit Laki dan enam orang luka ringan dirawat di Puskesmas Buakayu.
“Kerugian Materiil diantaranya dua unit rumah dan satu fasilitas ibadah rusak berat,” imbuhnya.
Abdul memastikan bahwa BPBD Kabupaten Tana Toraja serta, TNI, POLRI, dan Pemerintah setempat melakukan upaya untuk membuka akses jalan menggunakan dua unit excavator untuk evakuasi korban yang terisolir.
Pemerintah setempat juga diketahui telah menetapkan Status Tanggap Darurat Penanganan Bencana Alam Hidrometeorologi di Kabupaten Tana Toraja sesuai Keputusan Bupati Tana Toraja Nomor : 71/IV/Tahun 2025 selama 14 hari terhitung sejak tanggal 8 s.d. 22 April 2025.

