JAKARTA – Saham PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) melejit hampir 7 persen pada perdagangan Rabu (16/4), usai pengumuman rencana pembelian kembali saham atau buyback.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, saham AADI naik signifikan 6,95 persen ke harga Rp6.925 pada perdagangan hari Rabu, dan membukukan transaksi sebesar Rp263,3 miliar dengan volume 37,63 juta saham.
Sehari sebelumnya, saham AADI hanya menguat 1,97 persen. Namun dalam sepekan, saham anak usaha PT Alamtri Resources Tbk (ADRO) ini terkerek naik 20,43 persen dan tumbuh 3,36 persen dalam satu bulan.
Adapun diketahui, saham milik konglomerat Thohir Cs ini berencana untuk menggelar buyback, dengan jumlah maksimum Rp4 triliun. Aksi korporasi ini akan meminta persetujuan investor dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang digelar pada 22 Mei 2025 mei mendatang.
Adapun sumber dana yang akan digunakan untuk buyback sepenuhnya berasal dari kas internal perseroan, sehingga hal ini tidak akan mempengaruhi kemampuan keuangan AADI secara signifikan.
Manajemen AADI berharap, pelaksanaan buyback dapat meningkatkan likuiditas perdagangan saham perseroan sehingga dapat mencerminkan nilai fundamental Perseroan.
“Perseroan berkeyakinan bahwa pelaksanaan pembelian kembali saham perseroan tidak akan memberikan pengaruh negatif terhadap kinerja dan pendapatan perseroan karena saldo laba dan arus kas yang tersedia saat ini mencukupi untuk kebutuhan dana pelaksanaan buyback,” tulis manajemen AADI dalam prospektus terbaru di keterbukaan informasi BEI, seperti dikutip Holopis.com, Kamis (17/4).

