Meta Hadirkan Fitur Akun Remaja di Instagram, Orang Tua Kini Bisa Awasi Aktivitas Digital Anak


Oleh : Ronalds Petrus Gerson

JAKARTA - Dalam upaya meningkatkan perlindungan remaja di dunia digital, perusahaan teknologi Meta resmi menghadirkan fitur Akun Remaja (Teen Accounts) di platform Instagram.

Fitur ini dirancang agar anak-anak usia 13 hingga 17 tahun dapat menggunakan media sosial dengan lebih aman, sehat, dan diawasi oleh orang tua.

Wakil Presiden dan Kepala Keamanan Global Meta, Antigone Davis, menyampaikan bahwa fitur ini memungkinkan orang tua ikut memantau dan mengatur pengalaman digital anak-anak mereka, termasuk jam penggunaan, interaksi, dan notifikasi malam hari.

“Anak-anak butuh orang dewasa yang bertanggung jawab dalam memastikan mereka mendapatkan pengalaman daring yang positif. Bukan hanya soal teknologinya, tapi juga ekosistem digital secara keseluruhan,” kata Davis dalam konferensi pers Cerdas Digital 2025, Rabu (16/4) seperti dikutip Holopis.com.

Fitur Akun Remaja: Orang Tua Jadi "Partner" Digital Anak

Fitur Akun Remaja hadir dengan sejumlah pengaturan yang langsung aktif secara otomatis ketika pengguna Instagram berusia antara 13 hingga 17 tahun, di antaranya:

  • Akun otomatis diatur menjadi privat
  • Batas waktu penggunaan layar (screen time), mulai dari 30 hingga 60 menit
  • Pengingat waktu istirahat (take a break)
  • Mode Tidur (Quiet Mode), menonaktifkan notifikasi Instagram antara pukul 22.00–07.00
  • Pengaturan pesan langsung (DM) hanya dari pengikut yang dikenal
  • Hidden Words otomatis aktif untuk menyaring komentar atau pesan yang berpotensi mengandung perundungan (bullying)

Orang tua juga bisa menggunakan alat pengawas (supervision tools) untuk membantu mengatur durasi penggunaan serta menentukan jam istirahat digital bagi anak-anak mereka.

“Kami memberikan alat tambahan bagi orang tua agar bisa ikut serta menjaga ruang digital yang aman untuk remaja,” tambah Davis.

Fitur ini pertama kali diluncurkan di Amerika Serikat pada September 2024, dan hasilnya sangat positif. Meta mengklaim bahwa, 94% orang tua aktif menggunakan fitur ini untuk memantau anak-anak mereka. Kemudian, Aktivitas remaja di Instagram turun hingga 97% pada malam hari.

Dengan hasil tersebut, Meta kini mulai memperluas implementasi Akun Remaja ke lebih banyak negara, termasuk Indonesia, seiring dengan meningkatnya kekhawatiran terhadap keamanan digital remaja dan kecanduan media sosial.

Tampilan Utama