Heboh Artis Pakai Uang Palsu, Gimana Cara Bedain dengan Uang Asli?

0 Shares

JAKARTA – Dunia hiburan saat ini sedang dihebohkan mantan artis kolosal yang kedapatan menggunakan uang palsu ketika sedang bertransaksi di mall. Hal ini menunjukkan bahwa bahkan di era uang digital seperti sekarang, ilmu untuk membedakan uang palsu dan asli masih sangat penting untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Uang merupakan alat tukar sah yang digunakan setiap hari dalam berbagai aktivitas. Mulai dari membeli makanan di warung hingga transaksi besar di toko atau pasar. Namun, di balik kemudahannya, ada risiko yang cukup serius, peredaran uang palsu.

- Advertisement -

Sobat Holopis perlu memiliki pengetahuan dasar tentang bagaimana cara membedakan uang asli dan palsu. Pengetahuan ini sangat penting bukan hanya untuk melindungi diri sendiri, tapi juga sebagai bentuk kontribusi untuk menjaga keamanan ekonomi secara luas.

Berikut ini cara melihat apakah uang yang Sobat Holopis pegang adalah uang asli atau palsu.

- Advertisement -

Metode 3D: Dilihat, Diraba, Diterawang

1. Dilihat

Perhatikan warna dan detail cetakan. Uang asli memiliki warna yang tajam dan gradasi yang halus. Uang palsu sering kali terlihat buram, pudar, atau terlalu mencolok.

2. Diraba

Sentuh bagian angka nominal, tulisan ‘Bank Indonesia’, dan gambar pahlawan. Pada uang asli, bagian ini terasa timbul karena dicetak dengan teknik khusus (intaglio). Uang palsu cenderung terasa rata atau licin.

3. Diterawang

Arahkan uang ke cahaya. Sobat Holopis akan melihat gambar watermark berupa tokoh pahlawan yang tampak transparan dan menyatu dengan kertas. Selain itu, terlihat benang pengaman yang tertanam, bukan tercetak di permukaan.

Fitur Keamanan Lain pada Uang Asli

1. Benang Pengaman (Security Thread)

Uang asli memiliki benang khusus yang tertanam di dalam kertas secara vertikal. Pada nominal tertentu, benang ini bisa berubah warna dan ada tulisan ‘BI’ atau angka nominal yang bisa dilihat jika diterawang.

2. Gambar Saling Isi (Rectoverso)

Di bagian kiri atas uang, ada pola kecil di sisi depan dan belakang yang akan membentuk gambar utuh saat diterawang. Fitur ini sulit ditiru oleh uang palsu.

3. Tinta Berubah Warna (Color Shifting Ink)

Pada angka nominal besar di beberapa uang, tinta akan berubah warna jika dilihat dari sudut berbeda, misalnya dari hijau ke ungu. Uang palsu biasanya tidak punya efek ini.

4. Tulisan Mikro (Microtext)

Sobat Holopis bisa menggunakan kaca pembesar untuk melihat tulisan-tulisan kecil seperti ‘BANK INDONESIA’ atau angka kecil. Pada uang asli, tulisan ini terlihat tajam dan rapi, sedangkan pada uang palsu biasanya buram dan kabur.

Ciri-Ciri Umum Uang Palsu

  1. Cetakan tampak buram, tidak rapi, atau warnanya tidak konsisten.
  2. Tidak ada tekstur timbul saat diraba.
  3. Tidak terlihat watermark atau watermarknya buram.
  4. Benang pengaman tercetak di atas permukaan, bukan tertanam.
  5. Tidak ada efek perubahan warna pada tinta.
  6. Lebih mudah sobek dan terasa tipis seperti kertas biasa.
  7. Microtext terlihat kabur bahkan tidak bisa dibaca.

Jika menemukan uang yang Sobat Holopis yakini atau bahkan curigai palsu, segera laporkan ke kantor Bank Indonesia terdekat atau pihak kepolisian. Simpan uang tersebut sebagai barang bukti tanpa merusaknya.

Intinya Sobat Holopis, dengan semakin teliti dan sadar terhadap uang yang kita terima, maka semakin kecil kemungkinan menjadi korban. Jadikan kebiasaan memeriksa uang sebagai langkah sederhana namun sangat berarti dalam menjaga keamanan finansial pribadi dan orang-orang di sekitar kita.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
0 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru