Apa Itu eSIM dan Cara Dapatkannya ?


Oleh : Muhammad Ibnu Idris

JAKARTA - Beberapa waktu terakhir, jagat teknologi di tanah air tengah ramai membahas soal eSIM, apalagi sejak Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi), Meutya Viada Hafid mengumumkan terbitnya Peraturan Menteri Komdigi Nomor 7 Tahun 2025 tentang Pemanfaatan Teknologi Modul Identitas Pelanggan Melekat (Embedded Subscriber Identity Module) dalam Penyelenggaraan Telekomunikasi.

Sobat Holopis tentu harus tahu Apa itu eSIM?. Mengapa pemerintah mengajak masyarakatnya untuk segera migrasi dari SIM card fisik menjadi eSIM. Yang paling pertama adalah tentang penjelasan apa bedanya SIM biasa dengan eSIM.

Apa Itu eSIM?

Sebelum terlalu jauh, kita mulai dari definisinya dulu ya. Bahwa eSIM alias Embedded Subscriber Identity Module adalah kartu SIM digital yang sudah tertanam langsung di dalam perangkat (seperti smartphone, smartwatch, tablet, dll). Jadi, berbeda dengan SIM card fisik yang bisa kamu cabut-pasang, eSIM nggak perlu dimasukin atau diganti secara manual.

Bayangin kamu bisa ganti provider cuma lewat beberapa klik di layar—tanpa harus beli SIM card baru. Gampang banget, kan?

Keunggulan dan Kemudahan Menggunakan eSIM

Kenapa sih eSIM dianggap masa depan telekomunikasi. Tentu ada beberapa alasan yang dapat dijelaskan sebagai public knowledge.

1. Tanpa Fisik, Tanpa Ribet
Karena udah tertanam di perangkat, jadi Sobat Holopis sudah nggak perlu takut tuh kehilangan SIM card fisik. Nggak ada cerita lagi deh "Aduh SIM-nya ketinggalan di dompet!" dan segudang dalil lain soal keribetan SIM Card fisik.

2. Dual SIM Gaya Baru
Banyak smartphone eSIM-ready tetap punya slot SIM fisik. Artinya kamu bisa pakai dua nomor aktif sekaligus (dual SIM) tanpa perlu dua slot fisik. Praktis banget buat kamu yang punya nomor kerja dan pribadi.

3. Ganti Provider Lebih Mudah
Dengan eSIM, kamu cukup scan QR Code dari provider untuk aktivasi. Jadi jelas sudah nggak perlu datang ke gerai fisik lagi atau pasang-cabut kartu dari HP kan.

4. Lebih Aman
Kalau HP kamu dicuri, eSIM susah dilepas. Jadi bisa lebih aman dibanding SIM fisik yang bisa dicabut kapan saja.

Gimana Cara Dapetin eSIM di Indonesia?

Seiring legalisasinya lewat Permen Komdigi baru-baru ini, operator-operator besar pun mulai aktif menyediakan eSIM. Salah satu yang udah siap tempur adalah Telkomsel. Salah satu perusahaan layanan telekomunikasi pelat merah itu sudah punya infrastruktur penyediaan eSIM.

Cara Mendapatkan eSIM Telkomsel:

1. Kunjungi GraPARI atau MyTelkomsel App
Kamu bisa mengajukan migrasi dari SIM fisik ke eSIM langsung dari aplikasi MyTelkomsel. Namun sebelum melakukan itu, tolong pastikan HP kamu sudah mendukung eSIM ya.

2. Scan QR Code dan Auto Active
Setelah proses selesai, kamu akan menerima QR Code yang bisa dipindai untuk aktivasi eSIM. Proses ini jelas sangat mudah dan nggak pakai ribet. Setelah itu, eSIM kamu aktif! Nomormu tetap sama, layanan tetap jalan. Namun sebagai catatan penting, jangan pernah share QR Code eSIM kamu ke siapa pun. Itu ibarat "kunci digital" ke jaringan operator kamu.

Data Wajib

Saat hendak melakukan aktivasi eSIM, ada data yang wajib kamu siapkan ya. Yakni KTP dan KK. Nomor tersebut akan digunakan saat melakukan aktivasi.
Untuk layanan Telkomsel, mereka memberikan informasi bahwa setiap 1 KTP dan KK hanya dapat digunakan untuk registrasi 3 eSIM saja.

HP Apa Aja yang Sudah Support eSIM?

Nah, ini penting banget. Ingat, belum semua smartphone yang saat ini beredar di pasaran baik toko HP baru maupun bekas yang bisa pakai eSIM ya, Sobat Holopis. Berikut ini beberapa perangkat yang sudah compatible dengan eSIM :

Apple
- iPhone XS, XR, 11, 12, 13, 14, 15 series (termasuk SE 2020 dan 2022)
- iPad Pro, iPad Air (3rd gen ke atas), iPad mini (5th gen ke atas)

Samsung
- Galaxy S20, S21, S22, S23 series
- Galaxy Z Fold & Z Flip (semua generasi)
- Galaxy Note 20 Ultra

Google
- Pixel 3 dan seterusnya

Huawei, Xiaomi, Oppo, dll
Beberapa model flagship terbaru dari brand-brand ini sudah mulai support eSIM, tapi belum semua tersedia resmi di Indonesia. Jadi pastikan cek spesifikasi dulu sebelum beli, ya.

Nah, itulah sekelumit catatan penting tentang eSIM yang sedang ramai diperbincangkan orang banyak. Jadi, buat kamu Sobat Holopis yang pengen lebih praktis dan siap move on dari SIM card lama, eSIM jelas layak dipertimbangkan. Apalagi dengan adanya regulasi resmi dari Komdigi tersebut, tentu kita sudah nggak perlu khawatir lagi soal legalitas atau dukungan operator.

Namun, tetap jaga keamanan digital kamu, aktifkan kunci layar, hindari sembarang scan QR code, dan jangan gampang share data penting ke sembarang pihak.

eSIM mungkin baru, tapi dengan pemahaman yang tepat, teknologi ini bisa jadi sahabat baru kamu di era digital yang makin cepat berubah.

Tampilan Utama