Heboh Suara Gemuruh Saat Gempa Guncang Bogor, Ini Kata BMKG

0 Shares

JAKARTA – Suasana malam di Bogor, Jawa Barat, mendadak mencekam ketika gempa berkekuatan M 4,1 mengguncang wilayah tersebut pada Kamis malam (11/4). Bukan hanya getaran yang dirasakan, warga juga melaporkan suara dentuman keras dan gemuruh misterius yang menyertai gempa. Rekaman CCTV dari sejumlah lokasi bahkan menangkap suara-suara tersebut dengan jelas.

Fenomena ini pun ramai menjadi perbincangan di media sosial. Banyak warga mengaku panik dan bertanya-tanya apakah suara ledakan itu berasal dari aktivitas lain, seperti sambaran petir atau bahkan ledakan buatan.

- Advertisement -Hosting Terbaik

Menanggapi kekhawatiran publik, Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono, memberikan penjelasan ilmiah. Ia menegaskan bahwa suara gemuruh dan dentuman adalah hal wajar dalam gempa bumi yang sangat dangkal.

“Suara tersebut muncul karena getaran frekuensi tinggi dekat permukaan tanah. Ini sekaligus menjadi bukti bahwa gempa memiliki hiposenter yang sangat dangkal,” jelas Daryono dalam keterangan tertulisnya, Jumat (11/4).

- Advertisement -

Ia menambahkan bahwa semua gempa yang sangat dangkal umumnya disertai suara ledakan, gemuruh, atau dentuman yang bisa terdengar jelas, terutama oleh orang-orang yang berada dekat dengan pusat gempa.

“Suara ini bukan misteri, melainkan konsekuensi fisik dari gelombang seismik berfrekuensi tinggi yang menyentuh permukaan secara langsung,” ujar Daryono.

Dentuman Bukan Ledakan, Tapi Getaran Alam

Menurut BMKG, kedalaman gempa Bogor hanya sekitar 5 kilometer, menjadikannya sangat dangkal dalam skala gempa bumi. Getaran dari gempa ini menyebar dengan cepat ke permukaan dan menciptakan gelombang suara yang terdengar seperti dentuman keras.

Fenomena ini bukan pertama kali terjadi. Dalam beberapa kejadian gempa dangkal lainnya di Indonesia, seperti di Bantul, Sukabumi, dan Palu, warga juga melaporkan suara yang serupa.

Meskipun suara dentuman bisa membuat panik, Daryono menegaskan bahwa itu tidak menandakan adanya bahaya tambahan, melainkan hanyalah bagian dari dinamika gempa dangkal.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
0 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Terkait

Berita Terbaru

holopis