JAKARTA – Bencana banjir merendam sejumlah pemukiman warga yang tersebar di dua Kabupaten di Provinsi Jawa Tengah semenjak beberapa hari yang lalu.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menjelaskan, di Kabupaten Temanggung, hujan deras menyebabkan saluran irigasi meluap dan menggenangi rumah warga.
“Lokasi terdampak di Desa Kebonagung, Gambasan, dan Jetis di Kecamatan Selopampang,” kata Abdul Muhari dalam keterangannya yang dikutip Holopis.com, Kamis (10/4).
Abdul menjelaskan setidaknya ada sebanyak 26 KK atau 89 jiwa terdampak kejadian ini. Kerugian materil berupa 27 unit rumah terendam dan akses jalan Kranggan-Pringsurat sejau sartu kilometer terdampak.
“Kondisi terkini banjir dilaporkan sudah surut. Pemerintah daerah bersama masyarakat setempat melakukan pembersihan lingkungan dari material lumpur sisa banjir,”
Pada waktu yang sama, Kota Surakarta juga mengalami hujan deras yang menyebabkan banjir di dua kecamatan. Lokasi tepatnya di Kecamatan Banjarsari dan Lawean.
“Genangan air setinggi 40-70 sentimeter berdampak pada sedikitnya 125 unit rumah warga, satu fasilitas ibadah, dan tiga akses jalan,” terangnya.
Kondisi terkini dilaporkan banjir telah surut melalui upaya penanganan pompanisasi dengan mengerahkan empat pompa milik BBWS dan dua pompa alkon dari BPBD Kota Surakarta.

