Presiden Prabowo Siap Tampung Ribuan Korban Luka-Luka Palestina Dengan Syarat Tertentu


Oleh : Ronald Steven

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memastikan bahwa pemerintah Indonesia siap untuk menampung warga Palestina yang menjadi korban akibat perang beberapa waktu belakangan ini.

Hal itu disampaikan Presiden Prabowo sesaat sebelum berangkat melakukan kunjungan kerja ke Timur Tengah pada Rabu (9/4).

"Kita juga siap untuk menerima korban-korban yang luka-luka," kata Presiden Prabowo dalam pernyataannya yang dikutip Holopis.com.

Oleh karena itu, Presiden Prabowo segera memerintahkan Menteri Luar Negeri RI untuk berdiskusi dengan dengan pemerintah Palestina untuk teknis pelaksanaan evakuasi.

"Untuk kita siap mengevakuasi mereka yang luka-luka, mereka yang kena trauma, anak-anak yatim piatu, siapa pun yang oleh Pemerintah Palestina dan pihak-pihak yang terkait di situ," ujarnya.

"Mereka ingin dievakuasi ke Indonesia, kita siap, akan kirim pesawat-pesawat untuk mengangkut mereka. Kita memperkirakan mungkin jumlahnya sekitar 1.000 untuk gelombang pertama," sambungnya.

Kendati demikian, Presiden Prabowo menyebut ada sejumlah syarat yang harus terpenuhi dahulu sebelum proses evakuasi dilakukan.

"Syaratnya adalah semua pihak harus menyetujui hal ini. Kedua, mereka di sini hanya sementara sampai mereka pulih, sehat kembali. Dan pada saat mereka pulih, sehat kembali, kondisi di Gaza sudah memungkinkan, mereka harus kembali ke daerah mereka berasal," tuturnya.

"Saya kira itu sikap kita, sikap Pemerintah Indonesia. Dan untuk itulah, saya harus konsultasi dengan pemimpin-pemimpin di daerah tersebut," sambungnya.

Presiden Prabowo pun mengaku harus segera melakukan hal tersebut karena desakan demi desakan yang datang dari para negara bersangkutan.

"Karena terus sering kami dikirim utusan, ditelepon, dan sebagainya, bagaimana kesiapan Indonesia untuk membantu, mencari penyelesaian, atau membantu mendorong penyelesaian di Gaza," tukasnya.

"Ini sesuatu yang rumit, yang tidak ringan, tapi komitmen Republik Indonesia dalam mendukung keselamatan rakyat Palestina, mendukung kemerdekaan Palestina saya kira mendorong Pemerintah Indonesia untuk berperan lebih aktif," sambungnya.

Tampilan Utama