BNPB : Banjir Masih Merendam Sejumlah Pemukiman Warga di Konawe Utara
JAKARTA - Bencana banjir merendam sejumlah pemukiman warga yang ada di beberapa kecamatan yang ada di Kabupaten Konawe Utara, Provinsi Sulawesi Tenggara.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menjelaskan, banjir terjadi akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak beberapa hari lalu.
"Sungai Lalindu meluap dan merendam permukiman, lahan pertanian, serta memutus akses jalan lintas provinsi yang menghubungkan Sulawesi Tenggara dengan Sulawesi Tengah," kata Abdul Muhari dalam keterangannya yang dikutip Holopis.com, Selasa (8/4).
Wilayah terdampak banjir menurut Abdul meliputi lima kecamatan, yaitu Asera, Wiwirano, Landawe, Oheo, dan Motui.
"Sebanyak 114 KK atau 407 jiwa terdampak, dengan kerusakan mencakup ±114 rumah, 72 hektare lahan pertanian, 30 hektare lahan perkebunan, serta satu titik jalan provinsi yang turut terendam," ujarnya.
Abdul kemudian menyebut Hingga Minggu (6/4), banjir kembali terjadi akibat curah hujan tinggi, mengakibatkan Sungai Lalindu meluap.
Abdul kemudian mengimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih mungkin terjadi dalam beberapa waktu ke depan.
"Masyarakat juga diingatkan untuk selalu memperbarui informasi dari sumber resmi pemerintah dan otoritas kebencanaan setempat guna menghindari risiko yang tidak diinginkan," imbaunya.