JAKARTA – Bencana banjir rob merendam ratusan pemukiman warga yang ada di Kabupaten Halmahera Timur, Provinsi Maluku Utara semenjak beberapa hari yang lalu.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menjelaskan, banjir terjadi di dua desa di Kecamatan Maba, Kabupaten Halmahera Timur.
“Banjir dipicu hujan lebat dan angin kencang serta pasang air laut yang menyebabkan Desa Galtoli dan Desa Buli Asal terdampak,” kata Abdul Muhari dalam keterangannya yang dikutip Holopis.com, Senin (7/4).
Abdul mengungkapkan, setidaknya ada 100 rumah warga yang terdampak bencana banjir rob tersebut.
“Tercatat 100 rumah warga dan satu fasilitas pendidikan terendam banjir,” ujarnya.
Bencana banjir ini menurut Abdul, sempat menyebabkan sejumlah warga evakuasi ke sejumlah tempat.
“Kondisi terkini, petugas melakukan patroli untuk memantau titik-titik banjir, sementara sebagian warga telah kembali ke rumah masing-masing,” ungkapnya.
Mengingat masih banyaknya kejadian bencana hidrometeorologi basah yang didominasi oleh banjir di sejumlah wilayah tanah air, Abdul mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk selalu waspada dan siap siaga terhadap ancaman bencana yang dapat terjadi kapan saja.
Warga diimbau untuk melakukan langkah-langkah mitigasi, antara lain dengan membersihkan saluran drainase, mempersiapkan area penampungan air, memangkas dahan pohon untuk mengurangi potensi pohon roboh saat cuaca ekstrem serta menetapkan rencana kedaruratan dan evakuasi.

