JAKARTA – Cedera yang diderita Jorge Martin sebelum musim MotoGP 2025 dimulai jadi pukulan telak, bukan hanya bagi tim Aprilia, tapi juga jutaan penggemar balap motor di seluruh dunia.
Sang juara bertahan itu mengalami kecelakaan highside saat pramusim, disusul insiden crash saat latihan bebas jelang Grand Prix Thailand. Hasilnya: cedera pergelangan tangan yang serius hingga ia harus naik meja operasi.
Martin terpaksa melewatkan tiga seri pembuka MotoGP 2025. Tapi ada sedikit angin segar, hasil pemeriksaan medis terakhir menunjukkan progres positif, dan sang “Martinator” bahkan sudah diberi lampu hijau untuk kembali membalap di MotoGP Qatar pada 13 April 2025.
Namun, tak semua orang sepakat dengan keputusan itu. Legenda MotoGP Kenny Roberts Sr., juara dunia tiga kali kelas 500cc, memberikan pandangan tajam.
“Yang bisa saya katakan adalah ketika ia kembali, saya ingin melihatnya sehat. Terkadang mereka kembali terlalu cepat. Mereka tidak tahu apa yang kami ketahui, karena saya pensiun sebagai pebalap motor,” kata Kenny Roberts dilansir Holopis.com dari laman MotoGP. Sabtu (5/4).
“Ada kehidupan setelah balapan. Beberapa pebalap begitu fokus pada apa yang harus mereka lakukan, bagaimana mereka harus menang, kejuaraan, apa pun, mereka sangat tertutup,” sambungnya.
“Anda dapat membukanya sedikit dan ada kehidupan setelah balapan motor. Saya hanya berharap ketika dia kembali, dia bugar dan siap mengendarai motor dengan benar,” pungkasnya.
Kita tunggu saja, apakah Jorge Martin siap 100% untuk kembali membalap? Ataukah ini bentuk ambisi besar yang terlalu terburu-buru?

