Mantan Pemain Timnas Erol Iba Optimistis Indonesia Bisa Kalahkan China dan Jepang
JAKARTA - Asa Timnas Indonesia untuk bisa unjuk aksi di Piala Dunia 2026 tetap terjaga dan membara. Kemenangan atas Timnas Bahrain di laga terakhir mengapungkan kembali semangat Skuad Garuda menuju pentas terakbar empat tahunan besutan FIFA.
Indonesia yang sebelumnya terpuruk di posisi kelima Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia usai dipermak Australia 1-5 kini naik ke posisi keempat dengan torehan sembilan poin.
Pada Juni nanti, tanggal 5 dan 10, Jay Idzes dan kawan-kawan akan melakoni dua laga terakhir Grup C kontra Timnas China dan Timna Jepang.
Kans untuk meraup enam angka terbuka lebar karena tim asuhan Patrick Kluivert bakal menjamu China di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta. Bertanding di hadapan pendukung setianya pastinya membuat Jay Idzes cs. kian bersemangat guna memenangkan duel.
Selanjutnya, dalam lawatan ke Jepang, besar kemungkinan Samurai Biru akan menurunkan pemain lapis keduanya. Soalnya, Jepang yang sudah jauh-jauh hari lolos ke Piala Dunia 2026 tak mau ambil risiko dengan memainkan semua pemain kuncinya.
Mantan pemain Timnas Indonesia, Erol Iba, optimistis Indonesia bisa merealisasikan target enam angka.
Menurut Erol Iba, China dan Jepang merupakan tim kuat. Pada pertemuan pertama tahun lalu, China mengalahkan Indonesia 2-1 dan kalah telak 0-4 dari Jepang.
"Kemenangan atas Bahrain menjadi motivasi bagi kita untuk menjaga asa ke Piala Dunia 2026," kata Erol Iba.
Eks pemain Semen Padang dan Arema itu juga mengingatkan kemenangan atas Bahrain jangan membuat Indonesia terlena.
"Harus tetap rendah hati. Jangan karena sudah menang lawan Bahrain, sama China jadi anggap remeh," ujar Erol Iba.
"Kita juga bisa menang lawan Jepang. Karena nanti mereka memainkan pemain cadangan. Kan Jepang sudah lolos. Siapa tahu mereka akan memainkan pemain cadangan. Karena kalau menang lawan China dan Jepang, otomatis kita lolos. Insya Allah," tuntas legenda yang kini berusia 45 tahun.