JAKARTA – Bencana banjir dan longsor melanda sejumlah pemukiman warga yang ada di Kabupaten Cilacap, Provinsi Jawa Tengah pada Selasa (2/4).
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan, peristiwa yang dipicu oleh cuaca ekstrem itu melanda dua desa di Kecamatan Cimanggu.
Kejadian tanah longsor terjadi di Desa Cibungur yang mana material longsoran menimpa rumah milik warga dan menutup akses jalan sepanjang 15 meter, lebar 3 meter dengan tinggi timbunan tanah hingga 1 meter.
“Beruntung tidak ada korban jiwa, namun peristiwa itu berdampak pada aktivitas dan mobilitas warga,” kata Abdul Muhari dalam keterangannya yang dikutip Holopis.com, Kamis (3/4).
Abdul juga menjelaskan adanya bencana banjir terjadi di Desa Cibungur, yang mana 18 KK terdampak dan 26 rumah terendam dengan tinggi muka air antara 20-150 sentimeter.
“Banjir tersebut terjadi akibat jebolan Sungai Cikawul. Hingga saat ini, tinggi muka air sudah berangsur surut,” ungkapnya.
Sebagai upaya penanganan darurat, Abdul memastikan bahwa BPBD Kabupaten Cilacap bersama unsur gabungan telah berkoordinasi dan memberikan dukungan untuk pembukaan jalur hingga penyerahan logistik serta peralatan kepada warga terdampak.

