Kapolri Prediksi Lonjakan Arus Mudik Berlanjut hingga Hari H Lebaran
JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memprediksi lonjakan arus mudik akan terus berlanjut hingga hari Lebaran besok. Arus mudik diprediksi terjadi saat sebagian warga melaksanakan halalbihalal.
"Biasanya ini juga akan ada lonjakan pas kegiatan halalbihalal, akan terjadi lonjakan baik di hari H, H+1 ini biasanya masih ada," katanya kepada wartawan, seperti dikutip Holopis.com, Minggu (30/3).
Untuk itu, Kapolri meminta jajarannya untuk bersiap dan waspada menyambut lonjakan arus mudik berikutnya. Dia mengingatkan kebijakan rekayasa lalu lintas dalam mengurai kepadatan akan tetap disiagakan.
"Oleh karena itu saya minta untuk seluruh jajaran juga tetap waspada dan mempersiapkan berbagai macam alternatif rekayasa, baik mulai dari contraflow, one way lokal maupun one way nasional. Walaupun hari ini kita sudah menetapkan untuk one way kembali ke normal," jelas dia.
Kapolri mengatakan, masih ada 20 persen masyarakat yang diprediksi akan meninggalkan Jabodetabek pada periode Hari Raya Idulfitri tahun ini. Sehingga, ia meminta angka tersebut untuk diantisipasi.
"Dari prediksi 2,1 juta masyarakat yang akan mudik saat ini masih tersisa 20 persen," ucapnya.
Lebih lanjut, Jenderal Bintang empat iru mengatakan puncak arus mudik terjadi pada 28 Maret lalu, dengan angka 258.383 kendaraan yang melalui jalur tol. Angka ini naik 1,1% dibandingkan tahun 2024 lalu.
"Di mana tahun 2024 sebesar 255.634, dan ini naik 15% dari hari sebelumnya," pungkasnya.