Koperasi Desa Bisa Ciptakan 1,2 Juta Lapangan Kerja Baru
JAKARTA - Pendirian Koperasi Desa (Kop Des) Merah Putih merupakan langkah strategis pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam mendorong ketahanan ekonomi nasional.
Deputi Pengembangan Usaha Koperasi Kementerian Koperasi, Panel Barus menyampaikan, pendirian Kop Des Merah Putih ini mampu menciptakan 800 ribu hingga 1,2 juta lapangan kerja baru.
"Dengan desain bisnis terpadu, Kop Des Merah Putih berpotensi menciptakan 800.000 hingga 1,2 juta pekerjaan baru secara nasional," ujar Panel Barus, seperti dikutip Holopis.com, Kamis (27/3).
Dia menuturkan, kemampuan koperasi dalam mencetak lapangan pekerjaan sudah terbukti. Misalnya saja di Amerika Serikat (AS), dimana koperasi mampu menciptakan 2 juta pekerjaan.
Di Indonesia sendiri, hingga tahun 2023, koperasi telah menyerap sekitar 669.164 tenaga kerja, 258.339 karyawan dan 15.974 manajer maupun pengelola.
Dengan demikian, ia pun yakin penyerapan tenaga kerja dalam negeri akan semakin optimal dengan kehadiran Kop Des Merah Putih, terlebih jika jumlahnya mencapai 80.000 Kop Des.
Panel mengungkapkan, rata-rata koperasi mampu menciptakan 2-3 lapangan kerja di luar partisipasi anggotanya.
Apabila tanpa skema bisnis terpadu seperti yang diterapka pada Koperasi Desa Merah Putih, 80.000 koperasi hanya akan menghasilkan sekitar 216.000 lapangan kerja tambahan secara nasional.
Namun dengan skema tersebut, perkiraan realistis penyerapan tenaga kerja Koperasi Desa Merah Putih sebanyak 10-15 orang per desa, sehingga potensi lapangan kerja baru bisa mencapai 1,2 juta lapangan kerja.
Bahkan lanjut Panel, Kop Des Merah Putih berpotensi menciptakan pekerjaan secara tidak langsung, seperti di sektor pemasok desa, teknisi pemeliharaan fasilitas dan penyedia jasa transportasi untuk kegiatan logistik.
Karena itu, dia mengimbau agar penduduk desa dapat mengikuti pelatihan keterampilan, sehingga bisa mengisi pekerjaan-pekerjaan tersebut.
Panel mengatakan, saat ini terdapat 3,17 juta penduduk desa yang hidup dalam kemiskinan ekstrem. Dengan didirikannya Koperasi Desa Merah Putih, kemiskinan ekstrem di desa diharapkan turun 25-30%.