JAKARTA – Igor Tudor resmi jadi pelatih Juventus. Seiring dengan status tersebut, Tudor tak ingin mengomentari kinerja Thiago Motta sebelumnya bersama Si Nyonya Tua.
Seperti yang telah diketahui bersama, Juventus baru saja memecat Thiago Motta dari kursi kepelatiham tim akhir pekan lalu.
Pemecatan itu tak lepas dari buruknya performa Juventus, dimana hal tersebut ditandai dengan dua kekalahan beruntun yang didapat, yang kemudian berujung pada penurunan peringkat di papan kalsemen Liga Italia.
Tak hanya di Liga Italia, performa Juventus buruk pula di kompetisi Liga Champions. Bagaimana tidak, Si Nyonya Tua saat ditangani Thiago Motta harus puas disingkirkan PSV Eindhoven di babak playoff.
Selain daripada itu, Juventus eranya Motta gagal berbicara banyak di Coppa Italia, dan harus tersingkir di perempat final.
Seiring dengan pengumuman dipecatnya Motta, Juventus sekaligus mengumumkan pelatih baru mereka, yakni Igor Tudor.
Igor Tudor pun enggan memberikan komentar terhadap kinerja Motta tersebut.
“Saya tak ingin mengomentari apa yang terjadi sebelumnya, artinya, saya akan melihatnya saat saya mulai bekerja. Menjelaskan mengapa sesuatu berhasil atau tidak bukan lah hal yang sopan bagi saya,” ucap Tudor, seperti dikutip Holopis.com dari Football Italia.
“Kami perlu bekerja sama dengan semua orang dan menghadirkan rasa senang. Pada saat yang sama, kami juga perlu bekerja dari sudut pandang taktis. Tajam tetapi juga di area yang tepat,” tambahnya.
“Bekerja pada semua aspek dan tidak mengabaikan apa pun sambil bergerak cepat, menyadari siapa yang kita wakili, tetapi kita harus cepat,” imbuhnya.


