Kebaran Hutan Korea Selatan Membara, 18 Orang Meninggal Dunia
JAKARTA - Sebanyak 18 orang meninggal dunia akibat kebakaran hutan di Korea Selatan tepatnya di wilayah Tenggara negara tersebut. Ribuan petugas pemadam kebakaran yang dibantu dengan militer pun dikerahkan demi mengatasi kebaran hutan yang dianggap sebagai kebakaran terburuk negara tersebut dalam beberapa dekade terakhir.
Presiden Penjatab Korea Selatan Han Duck-soo mengatakan bahwa mereka sudah mengerahkan semua personel dengan semua peralatan yang mereka punya.
“Kami mengerahkan semua personel dan peralatan yang tersedia untuk menanggapi kebakaran hutan terburuk yang pernah ada, namun situasinya tidak baik,” demikian disampaikan Han Duck-soo, dikutip Holopis.com, Rabu (26/3).
Sebagai informasi Sobat Holopis, kebakaran tersebut sudah tersebar dengan sangat cepat dan buruk. Mengakibatkan lebih dari 27.000 penduduk terpaksa harus meninggalkan rumah mereka. Bahkan, kebakaran yang dipicu oleh angin kencang tersebut sudah menghancurkan banyak fasilitas di Korea Selatan, termasuk sekolah sehingga harus ditutup.
Pihak berwenang juga terpaksa harus memindahkan ratusan narapidana mereka dari penjara akibat angin kencang yang melanda.
Meninggal Karena Di Pagi Hari Karena Kebakaran
Sampai pukul 5 pagi waktu setempat, sebanyak 14 orang meninggal dunia karena kebakaran. Kebakaran itu dimulai dari wilayah Uiseong. Sementara itu korban jiwa juga dilaporkan berada di wilayah Sancheong. Sebagian besar korban yang meninggal dunia berusia 6o hingga 70-an.
Sementara itu fenomena perubahan iklim diprediski bisa membuat kebakaran hutan lebih sering tejradi. Apalagi setelah kebakaran hutan dahsyat melanda wilayah elit Los Angeles Amerika Serikat beberapa waktu yang lalu.
Saat ini, pemerintah Korea Selatan masih berusaha mengendalikan kebakaran. Kebakaran yang masih belum bisa dipadamkan di wilayah Uiseong sudah membakar habis kuil-kuil kuno dan menghancurkan rumah-rumah warga.