Kapolri Petakan Potensi Arus Mudik 2025 Tinggi, 12.322 Pasukan Disiagakan di Semua Titik
JAKARTA - Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung Posko Terpadu Pejagan, Kabupaten Brebes, pada Rabu 19 Maret 2025. Keberadaan Kapolri tersebut dalam rangka memastikan kesiapan personel dalam Operasi Ketupat 2025.
Kapolri didampingi oleh Kapolda Jateng Irjen Pol Ribut Hari Wibowo, PJU Mabes Polri, Forkopimda, serta jajaran terkait. Dalam kesempatan itu, orang nomor satu di Korps Bhyangkara ini pun menegaskan bahwa seluruh jajaran kepolisian telah menyiapkan berbagai strategi untuk memastikan arus mudik dan balik lebaran berlangsung aman dan nyaman.
“Hari ini kita melaksanakan pengecekan kesiapan dari rangkaian Operasi Ketupat yang secara resmi akan kita laksanakan besok. Kami memastikan seluruh personel siap dan seluruh sarana serta prasarana pengamanan telah dipersiapkan dengan baik,” ujar Kapolri Listyo Sigit.
Saat berada di posko, Kapolri menerima paparan dari Kakorlantas terkait kesiapan rekayasa lalu lintas guna mengantisipasi lonjakan kendaraan. Selain itu, Kapolri juga memantau pengamanan arus mudik dan balik secara daring, terhubung dengan Pospam Terpadu Command Center Km 29A, Pospam Terpadu Palimanan, dan Pospam Terpadu Kalikangkung.
Diungkapkan pula bahwa tahun ini terdapat sejumlah faktor yang berpotensi meningkatkan jumlah pemudik, seperti diskon tarif tol, diskon tiket kapal, serta kebijakan work from anywhere. Oleh karena itu, Polri telah menyiapkan langkah-langkah strategis, termasuk penggunaan jalur tol fungsional dan penambahan rest area guna mendukung kelancaran perjalanan pemudik.
“Kami melihat potensi peningkatan arus mudik tahun ini cukup tinggi. Oleh karena itu, kami pastikan seluruh jajaran untuk tetap mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya. Tahun kemarin sudah baik, tahun ini harus lebih baik lagi,” jelas Kapolri.
Selain aspek pengamanan, Kapolri juga meninjau kesiapan fasilitas layanan bagi pemudik, termasuk penyediaan tempat istirahat, layanan kesehatan, serta posko layanan mudik 2025. Hal ini dilakukan agar para pemudik dapat menikmati perjalanan dengan aman dan nyaman.
Kapolri berharap pelaksanaan Operasi Ketupat 2025 dapat berjalan maksimal, sejalan dengan tagline mudik tahun ini, ‘Mudik Aman, Keluarga Nyaman’. Ia juga mengingatkan agar seluruh pemudik tetap berhati-hati di perjalanan dan memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan guna menjaga keselamatan selama perjalanan.
12.322 Polisi Jateng Disiagakan
Sebelumnya, Kapolda Jawa Tengah (Jateng) Irjen Pol Ribut Hari Wibowo mengungkapkan, bahwa Polda Jateng akan menerjunkan 12.322 personel dalam Operasi Ketupat Candi 2025. Dia berharap, operasi tersebut dapat berperan dalam melancarkan arus mudik dan menjaga keamanan selama masa perayaan Idul Fitri.
“Untuk persiapan Operasi Ketupat Candi di wilayah hukum Polda Jawa Tengah, kita akan menerjunkan 12.322 personel. Terdiri dari Polri-nya 11.182 (personel) dan satgas dari daerah 1.140 personel,” kata Ribut ketika memberi pemaparan dalam Rakor Forkopimda Jateng membahas persiapan menjelang Lebaran yang digelar di Kantor Gubernur Jateng, Semarang, Senin (17/3/2025).
Ribut mengungkapkan, Operasi Ketupat Candi sudah mulai dilaksanakan hari ini. “Hari ini kita melakukan rakor linsek (lintas-sektor) tingkat Polda. Besok tanggal 20 (Maret) sudah dimulai apel gelar pasukan,” ucapnya.
“Kenapa tanggal 20 itu kita sudah apel gelar pasukan? Karena libur sekolah dimungkinkan dimulai tanggal 21 Maret sampai 8 April. Ketika libur sekolah tanggal 21 Maret, otomatis potensi untuk mudik yang berangkat tanggal 20 pasti sudah mulai berjalan,” tambah Ribut.
Dia menginstruksikan jajaran polres di Jateng agar persiapan menjelang arus mudik dapat dirampungkan sebelum 20 Maret 2025.
“Saya minta jajaran polres bekerja sama dengan seluruh personel operasi, tanggal 19 besok semua pos sudah harus berdiri dan running,” ujarnya.