JAKARTA – Timnas Australia dan Timnas Indonesia sama-sama menargetkan hasil positif saat keduanya bentrok dalam matchday 7 Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia pada 20 Maret.
Australia akan menjadi tuan rumah di Sydney Football Stadium. Pada pertemuan pertama di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta tahun lalu, Indonesia mampu memaksa Australia bermain imbang tanpa gol.
Hasil itulah yang membuat Skuad Garuda tetap percaya diri, termasuk dalam laga nanti Indonesia mengali banyak perubahan dari sebelumnya.
Di tataran kepelatihan, pelatih anyar Patrick Kluivert diback-up sejumlah pembantu, termasuk tiga asisten yang juga berasal dari Belanda yakni Alex Pastoor, Denny Landzaat, dan Gerald Vanenburg.
Patrick Kluivert juga mendapat sedikitnya lima tambahan amunisi anyar. Kelimanya adalah Emil Audero Mulyadi, Dean James, Joey Pelupessy, Ole Romeny, serta Septian Bagaskara.
Perombakan besar-besaran tersebut ternyata tak membuat Australia jiper. Sebaliknya, Socceroos sudah tak sabar untuk segera bertarung melawan Jay Idzes dan kawan-kawan.
Hal tersebut dilontarkan gelandang tumpuan tuan rumah, Jackson Irvine. “Semua orang di sini untuk tampil sebaik mungkin dan memberikan kontribusi mereka sendiri bagi tim. Jadi setelah istirahat yang lebih lama sejak November, semua kembali dengan lebih banyak semangat,” aku Jackson Irvine.
Menurut playmaker berusia 32 tahun itu, Australia juga punya banyak pemain yang berkarier di Eropa.
“Senang melihat bahwa kami memiliki banyak pemain Australia di dalam dan luar negeri yang tampil di level teratas untuk menjadi bagian dari tim ini,” katanya.
Australia saat ini berada di posisi kedua dengan tabungan tujuh poin atau hanya terpaut satu angka dari Indonesia di tempat ketiga yang bermodalkan enam angka.
Hasil positif akan membuat langkah Australia dan Indonesia ke fase selanjutnya akan terbuka lebar. Menarik untuk menanti siapa gerangan yang bakal tampil sebagai pemenang.

