JAKARTA – Bagi para pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi dan melintasi jalan tol, perhatian terhadap saldo e-toll atau uang elektronik adalah hal yang sangat penting.
Jangan biarkan saldo kosong membuat macet di gerbang tol, atau bahkan terkena denda akibat menggunakan kartu e-toll berbeda.
Perkiraan Saldo e-Toll untuk Rute Favorit
Jasa Marga menyarankan agar pemudik menyiapkan saldo e-toll sesuai kebutuhan perjalanan mereka. Berikut estimasi saldo yang perlu disiapkan (untuk perjalanan satu arah/golongan I):
- Tangerang – Cirebon (via GT Ciperna): Rp 191.500
- Tangerang – Semarang (via GT Kalikangkung): Rp 465.500
- Tangerang – Yogyakarta (via GT Klaten): Rp 601.000
- Tangerang – Surabaya (via GT Warugunung): Rp 885.000.
Untuk perjalanan dari Jakarta ke Semarang, disarankan saldo minimal Rp 500.000. Sementara itu, pemudik yang menuju Surabaya idealnya menyiapkan saldo setidaknya Rp 1 juta.
Pastikan Anda menggunakan kartu e-toll yang sama saat melakukan transaksi di gerbang tol, baik saat masuk maupun keluar. Hal ini penting untuk menghindari masalah atau denda.
“Kawan JM yang mau pulang ke kampung halaman jangan sampai terlewat untuk persiapan penting yang satu ini ya! Pastikan untuk cek kecukupan saldo E-Toll sampai destinasi tujuan,” tulis Jasa Marga mengingatkan dalam unggahannya di Instagram seperti dikutip Holopis.com, Rabu (19/3).
Dengan memastikan saldo e-toll yang cukup dan memahami aturan yang berlaku, perjalanan mudik Anda akan terasa lebih nyaman. Jangan lupa, cek saldo kartu Anda sebelum memasuki jalan tol!

