JAKARTA – Bank Indonesia (BI) menutuskan untuk melakukan penyesuaian jadwal pemesanan layananan penukaran uang baru melalui kas keliling untuk kebutuhan Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran 2025 pada periode keempat.
Penyesuaian ini dilakukan setelah sebelumnya sempat terjadi eror pada leman resmi Pintar BI, yang membuat masyarakat kesulitan dalam melakukan pemesanan uang baru.
“Dalam rangka meningkatkan kemudahan dan kenyamanan masyarakat dalam mengakses Aplikasi PINTAR (Penukaran dan Tarik Uang Rupiah), akan dilakukan penyesuaian untuk pemesanan layanan penukaran periode keempat,” kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, seperti dikutip Holopis.com, Rabu (19/3).
Sebagaimana diketahui, BI pada tahun ini membagi layanan penukaran uang baru di tahun ini menjadi 4 (empat) periode. Dimana untuk saat ini sudah masuk periode ketiga yang dibuka pada 16 Maret 2025 lalu.
Pada periode kedua dan ketiga, laman resmi BI Pintar yang digunakan untuk melakukan pemesanan penukaran uang baru melalui kas keliling, sempat terkendala karena banyaknya masyarakat yang mengakses laman dalam waktu bersamaan.
Untuk itu, pada periode keempat nanti, BI akan membagi pemesanan layanan penukaran uang baru dalam dua tahap, dengan total kuota sebanyak 254.800 orang.
“Tahap pertama yaitu pada hari Sabtu, 22 Maret 2025 mulai pukul 09.00 – 18.00 WIB khusus untuk 1.505 titik lokasi penukaran wilayah Pulau Jawa,” kata Ramdan.
Selanjutnya, tahap kedua akan dibuka BI pada hari Minggu, 23 Maret 2025 mulai pukul 09.00 WIB untuk 1.043 titik lokasi penukaran di wilayah luar Pulau Jawa.
Pada momen Lebaran tahun ini, Ramdan menegaskan pihaknya berkomitmen untuk meningkatkan kualitas layanan penukaran uang baru kepada masyarakat.
Adapun pada periode Ramadan dan Lebaran tahun ini, BI mempersiapkan uang layak edar (ULE) sebesar Rp180,9 triliun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Bank Indonesia berkomitmen untuk meningkatkan kualitas layanan penukaran Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2025,” pungkasnya.

