HOLOPIS.COM, JAKARTA – Kementerian Koperasi (Kemenkop) bakal luncurkan program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih. Tahap pertama akan diimplementasikan di 10 desa.
Staf Ahli Menkop Bidang Kebijakan Publik Koko Haryono, menjelaskan, saat ini Kemenkop masih melihat desa yang sudah siap dan memungkinkan untuk jadi lokasi uji coba.
“Ini kita sedang petakan kira-kira yang mana yang sudah siap untuk piloting gitu ya. Tadi Pak Menteri diharapkan kurang lebih 10 (desa) piloting ini harus sudah jalan,” kata Koko usai audiensi Apdesi dan Papdesi di Kementerian Koperasi, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (10/3).
Koko memastikan, progres persiapan peluncuran Kopdes Merah Putih sudah mencapai 80%. Persiapan itu, imbuh Koko, mematangkan regulasi sedang dan penyusunan petunjuk teknis.
“Kurang lebih 80 persenan sudah selesai, tinggal finalisasi saja. Ini untuk pembentukannya dulu ya. Kalau untuk proses bisnisnya itu kan perlu diskusi dengan kementerian teknis lain,” tuturnya.
Koko mengatakan ada tujuh gerai dalam konsep Kopdes Merah Putih. Mereka juga menggandeng sejumlah lembaga dan kementerian seperti Kementerian Desa, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Keuangan, Bapanas, Kementerian Kesehatan, Bank Himbara hingga Bulog.
“Nantinya di Kopdes ada kantor desa, kemudian gerai sembako, kemudian klinik desa, apotik desa, ada cold storage, kemudian ada logistik juga di situ,” tutur Koko.
Sementara, pendanaan awal Kopdes masih dibahas. Dia mengatakan bisa saja modal awal berasal dari gabungan dana desa, Bank Himbara, hingga APBN.
“Modal ini kita sedang diskusikan dengan para pihak juga. Apa bisa dari Himbara atau ke dana desa ini. Masih dibuka beberapa opsi-opsi yang akan ditentukan dananya dari mana,” tandasnya.
Sebelumnya, pemerintah bakal membentuk Koperasi Desa Merah Putih di 70 ribu desa. Koperasi itu untuk menampung hasil pertanian yang ada di sekitar desa tersebut.

