Menanti Daya Ledak Ole Romeny Kontra Timnas Asutralia
JAKARTA - Ole Romeny menjadi salah satu pemain yang sangat ditunggu aksinya dalam laga matchday 7 Grup C kontra Timnas Australia pada 20 Maret mendatang.
Striker Oxford United, Inggris, tersebut masuk daftar 27 pemain yang diumumkan pelatih Patrick Kluivert jelang keberangkatan ke Sydney Football Stadium, Sydney.
Besar kemungkinan, Ole Romeny akan langsung jadi starter dalam starting XI pilihan Patrick Kluivert.
Ole Romeny merupakan jawaban selama ini, dimana Timnas Indonesia kekurangan striker sarat pengalaman dengan kemampuan di atas rata-rata.
Sebelum ke Oxford United, tombak 24 tahun kelahiran Nijmegen, Belanda, pernah memperkuat Emmen dan Utrecht. Keduanya merupakan tim asal Belanda.
Sejauh ini, Ole Romeny sudah tampil dalam tujuh laga bareng Oxford United dengan torehan sebiji gol sejak bergabung pada 5 Januari 2025.
Ole Romeny sebenarnya sudah lama dibidik menjadi Warga Negara Indonesia (WNI). Namun, jebolan Akademi NEC Nijmegen baru bisa diangkat sumpahnya menjadi WNI pada 8 Februari lalu.
Jika Patrick Kluivert menerapkan formasi 4-3-3, maka Ole Romeny bisa saja dimainkan dua penyerang lainnya yakni Rafaek Struick dan Ragnar Oratmangoen.
Dengan Ole Romeny sebagai target-man, ia diharapkan bisa mencetak gol sekaligus membawa Skuad Garuda meraih hasil positif di Sydney Football Stadium.
Ole Romeny punya semua syarat untuk menjadi pemburu gol. Tak hanya cepat dan lihai menggiring bola, Ole Romeny juga jagonya bola udara mengingat tingginya yang mencapai 185 cm.
Patrick Kluivert sebenarnya masih punya alternatif lainnya di lini serang seperti Ramadhan Sananta (Persis Solo), Hokky Caraka (PSS Sleman), dan Septian Bagaskara (Dewa United).
Hanya saja, mengingat pengalaman serta tam terjang di level teratas sepertinya Ole Romeny masih lebih memungkinan sebagai mesin gol.
Setelah Australia, Skuad Garuda juga akan melakoni laga yang tak kalah berat, menjamu Timnas Bahrain di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta pada 25 Maret.