JAKARTA – Gubernur Daerah Khusus Jakarta, Pramono Anung melepas sepuluh armada Pasar Murah yang akan mendistribusikan bahan pangan langsung ke masyarakat di 296 titik pada Senin (10/3). Hal itu dilakukan untuk memastikan harga bahan pokok tetap stabil menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) dalam hal ini Lebaran Idul Fitri 2025 atau 1446 H.
Pramono Anung mengatakan, pelepasan ini selalu menjadi agenda rutin Pemprov DKJ dalam upaya menstabilkan harga pokok menjelang HBKN.
“Ini agenda rutin Pemprov, khususnya selama ramadan, bahan pangan yang dijual seperti beras, minyak, telur ayam, daging ayam, ikan, daging sapi dan lainnya,” katanya, Senin (10/3).
Ia mengungkapkan, setiap hari ada sepuluh armada yang beroperasi menjangkau titik-titik yang sudah dipetakan dan ditentukan.
“Semoga upaya ini dapat menunjukkan komitmen Pemprov Jakarta dalam mengatasi permasalahan harga, serta memastikan kebutuhan warga tetap terpenuhi,”ujarnya.
Ia menjelaskan, program ini bertujuan memenuhi kebutuhan pangan dengan harga yang lebih terjangkau setiap hari.
“Semoga upaya ini dapat menunjukkan komitmen Pemprov DKI dalam mengatasi permasalahan harga pangan, serta memastikan kebutuhan warga tetap terpenuhi. Maka, kami juga menyiapkan solusi inovatif untuk memastikan distribusi pangan, agar berjalan dengan baik, salah satunya melalui pelepasan armada Pasar Murah ini,” imbuhnya.
Namun, untuk mengatasi fluktuasi ini, Pemprov Jakarta berupaya melakukan contract farming. Dengan demikian, pasokan kedua komoditas tersebut tercukupi dengan harga yang stabil.
“Jadi pemantauan ini bertujuan untuk memastikan harga komoditas tetap stabil, serta mendukung program-program pemerintah dalam menanggulangi inflasi harga pangan,” tutup Pramono.

