SBY dan Optimisme Demokrasi Indonesia di Era Prabowo

0 Shares

JAKARTA – Dalam sebuah diskusi inspiratif di KBRI Tokyo, Jepang, Jumat (7/3). Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), menyampaikan keyakinannya terhadap masa depan demokrasi Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Acara ini sekaligus menjadi momen peluncuran buku “Standing Firm for Indonesia’s Democracy,” yang menggali pengalaman SBY dalam menjaga demokrasi selama masa transisi.

- Advertisement -Hosting Terbaik

SBY menyoroti fenomena global kemunduran demokrasi, termasuk di negara-negara besar yang sering dianggap sebagai “champions of democracy.” Namun, ia optimistis bahwa Indonesia mampu bertahan dan terus memperkuat nilai-nilai demokrasi.

“Banyak pertanyaan, saat ini di seluruh dunia ada kemunduran demokrasi. Set back, regression of democracy around the globe,” kata SBY dalam keterangan tertulis yang dikutip Holopis.com, Minggu (9/3).

- Advertisement -

“Negara-negara besar yang konon dianggap sebagai champions of democracy, negara-negara yang lecturing us, menguliahi kita… dalam kenyataannya, negara-negara itu tidak imun dari kemunduran-kemunduran dalam demokrasi mereka,” sambungnya.

Sebagai mantan presiden, SBY menekankan pentingnya mendukung pemerintahan saat ini. Ia juga mengungkapkan komunikasi aktifnya dengan Presiden Prabowo untuk menghadapi tantangan-tantangan bangsa.

“Saya sudah sampaikan kepada Presiden Prabowo beberapa saat yang lalu pentingnya meningkatkan komunikasi yang genuine antara istana dengan mereka yang menyampaikan kritiknya, dan Pak Prabowo mengatakan, ‘Kami terus meningkatkan kualitas komunikasi’,” jelasnya.

“Saya yakin pemerintah ini bisa, Presiden Prabowo bisa. Masih ada resources yang dimiliki, political resources and economic resources to overcome the situation,” tambahnya.

Buku “Standing Firm for Indonesia’s Democracy” menjadi refleksi mendalam atas perjalanan SBY sebagai pemimpin yang menghargai kebebasan berekspresi dan demokrasi.

Dalam sambutannya, Duta Besar RI untuk Jepang, Heri Ahmadi, menekankan relevansi tema buku ini dalam konteks demokrasi Indonesia saat ini.

 

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
0 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Terkait

Berita Terbaru

holopis