Lima Tanggul di Kabupaten Luwu Jebol Diterjang Banjir

0 Shares

JAKARTA – Bencana banjir hingga saat ini merendam ratusan pemukiman warga yang ada di Kabupaten Luwu, Provinsi Sulawesi Selatan semenjak beberapa hari yang lalu.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menjelaskan, banjir merendam setidaknya empat kecamatan di Kabupaten Luwu.

- Advertisement -

“Kenaikan debit air dari Sungai Salu Pareman dan Sungai Pompengan merendam permukiman warga, jalan poros provinsi, fasilitas ibadah, serta fasilitas pendidikan dengan tinggi muka air (TMA) berkisar 50 cm hingga 1 meter,” kata Abdul Muhari dalam keterangannya yang dikutip Holopis.com, Rabu (5/3).

Banjir melanda Kecamatan Kamanre, Ponrang Selatan, Bua, dan Lamasi Timur, mengakibatkan 487 kepala keluarga terdampak. Dampak signifikan juga terjadi pada sektor pertanian dan perikanan, dengan 70 hektare tambak ikan dan 65 hektare sawah terendam.

- Advertisement -

Selain itu, banjir merusak 487 rumah, tiga puskesmas pembantu (pustu), dua fasilitas pendidikan, satu fasilitas ibadah, serta lima titik tanggul yang jebol sepanjang 500 meter.

Tim BPBD Kabupaten Luwu telah melakukan assessment dan kaji cepat, sementara Pusdalops BPBD terus berkoordinasi dengan aparat desa untuk penanganan darurat.

“Kondisi banjir mulai berangsur surut, dan warga terdampak telah memulai pembersihan rumah masing-masing,” ujarnya.

Abdul kemudian mengimbau masyarakat di daerah rawan bencana untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem.

“Jika hujan deras berintensitas tinggi terjadi dalam waktu lama, segera cari tempat aman dan hindari area rawan longsor atau banjir. Selalu ikuti informasi dari sumber resmi untuk tindakan lebih lanjut,” imbaunya.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
0 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru