Hari Informasi Arsitektur Sedunia : Sejarah Serta Maknanya


Oleh : Ronald Steven

JAKARTA - Hari Informasi Arsitektur Sedunia yang biasa diperingati setiap tanggal 5 Maret ini adalah hari yang bisa dibilang berbeda dengan Hari Arsitektur.

Dalam sejarahnya, hari ini sengaja diciptakan untuk membangun dan menghubungkan komunitas global pendukung dan praktisi arsitektur informasi.

Istilah ini sendiri pertama kali dipopulerkan oleh Richard Saul Wurman yang diketahui berprofesi sebagai arsitek dan desainer grafis.

Richard menggunakan kata ‘informasi’ dan ‘arsitektur’ pertama kalinya secara bersamaan pada 1976.

Menurut Wurman, seorang arsitek informasi adalah individu yang mengatur pola-pola yang melekat dalam data, menjadikan kompleksitasnya menjadi jelas; atau seseorang yang menciptakan struktur atau peta informasi yang memungkinkan orang lain menemukan jalur pribadinya menuju pengetahuan.

Berdasarkan definisi tersebut, arsitektur informasi dapat dirumuskan sebagai susunan pola-pola penting dalam data agar informasi yang kompleks dapat dipahami. Ini adalah struktur atau peta fakta yang memungkinkan orang mencari informasi spesifik yang mereka butuhkan.

Pemahaman itu kemudian di Tahun 2012 mulai ditetapkan menjadi paten ketika Institut Arsitektur Informasi (IA Institute) menetapkan Hari Arsitektur Informasi Dunia.

Dalam perkembangannya di tahun 2020 Elemen AI memulai kegiatan Hari Arsitektur Informasi Sedunia yang diadakan pada tanggal 22 Februari di 61 kota, dengan tema `The IA Element.`

Berlanjut di tahun 2022 Dunia yang Terhubung, Hari Arsitektur Informasi Sedunia diadakan pada tanggal 5 Maret dengan tema 'A Connected World'.

Tampilan Utama