BNPB : 603 Warga Depok Terendam Banjir

0 Shares

JAKARTA – Bencana banjir melanda ratusan pemukiman warga yang ada di Kota Depok, Provinsi Jawa Barat semenjak beberapa hari yang lalu.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menjelaskan, bencana banjir disebabkan hujan dengan intensitas tinggi yang berlangsung lama.

- Advertisement -

“Air mulai menggenangi permukiman warga pada Selasa dini hari dan merendam rumah-rumah di delapan kecamatan dan 15 kelurahan,” kata Abdul Muhari dalam keterangannya yang dikutip Holopis.com, Rabu (5/3).

Wilayah terdampak tersebar di Kecamatan Pancoran Mas, Limo, Sukmajaya, Cilodong, Beji, Cimanggis, Cipayung, dan Sawangan. Abdul kemudian memastikan bahwa sebagian besar wilayah telah mengalami penurunan genangan air.

- Advertisement -

“Kecuali Kecamatan Pancoran Mas dan Kelurahan Pasir Putih yang masih tergenang dengan tinggi muka air (TMA) berkisar 30-40 cm,” ucapnya.

Abdul mengatakan bahwa setidaknya ada sebanyak 603 kepala keluarga terdampak akibat banjir ini. Selain itu, banjir juga mengakibatkan kerusakan pada 86 unit rumah, satu fasilitas pendidikan, satu fasilitas ibadah, serta satu titik jaringan pipa gas.

Tim Damkar Kota Depok bersama instansi terkait terus melakukan pendataan dan evakuasi bagi warga terdampak.

Sebagai langkah antisipasi terhadap cuaca ekstrem, Pemerintah Kota Depok telah menetapkan Status Siaga Darurat Bencana Banjir, Cuaca Ekstrem, Angin Puting Beliung, serta Tanah Longsor berdasarkan Keputusan Wali Kota Depok Nomor 360/525/Kpts/Damkar/Huk/2024.

Status siaga ini berlaku sejak 14 November 2024 hingga 31 Maret 2025 untuk mengantisipasi potensi bencana lebih lanjut.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
0 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru