HOLOPIS.COM, JAKARTA – Bu Salsa, seorang wanita asal Jember, Jawa Timur, yang sempat viral karena video bokep membagikan momen bahagia dirinya bersama sang kekasih.
Melalui akun media sosialnya, mantan guru bantu itu membagikan sejumlah foto pernikahannya dengan suami, yang diketahui bernama Muhammad Luqman Hakim.
Dengan mengenakan pakaian kebaya krem dan kerudung merah maroon, serta riasan tipis, Bu Salsa nampak bahagia dengan momen pernikahannya itu.
Diberitakan Holopis.com sebelumnya, Salsa dikabarkan menikah dengan pujaan hatinya, setelah video tak senonoh miliknya tersebar di jagad maya.
Ia menikah dengan Muhammad Luqman Hakim, seorang pria berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang berprofesi sebagai guru informatika di salah satu SMP Negeri di Jember.
Salsa dan Lugman diketahui resmi menikah pada Jumat, 28 Februari 2025 pagi. Pernikahan itu dilakukan di kediaman Salsa yang berlokasi di Desa Pontang, Ambulu, Jember.
Berdasarkan penuturan pihak KUA Ambulu, pendaftaran pernikahan kedua mempelai dilakukan pada 17 Februari 2025 lalu, dimana saat itu video bokep Salsa tengah viral di media sosial.
Meski demikian, persiapan pernikahan telah dilakukan sejak Desember tahun lalu, sebelum video bokep milik Salsa viral dan mengundurkan diri dari sekolah tempatnya menjadi guru bantu.
Adapun sebelumnya, Salsa sempat membuat video klarifikasi dan permohonan maaf atas video bokep miliknya yang sempat menghebohkan warganet.
“Dengan video ini saya mengucapkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada pihak yang dirugikan atas kasus saya,” kata Bu Salsa, seperti dikutip Holopis.com, Kamis (27/2).
Dalam videonya itu, Salsa menjelaskan bahwa dirinya merupakan korban penipuan oleh temannya yang ia kenal di media sosial. Ia pun meminta publik untuk tidak menyerang keluarga dan orang terdekatnya atas kesalahan dan kekhilafannya itu.
“Kelalaian dan kehilafan ini murni kesalahan saya tanpa sepengetahuan dan campur tangan dengan orang terdekat saya. Yang jelas tidak ada orang sekitar saya yang akan membiarkan ini bisa terjadi. Ini murni kebodohan saya,” ujarnya.
“Ini pelajaran berharga bagi saya dan saya sangat jauh dari cerminan seorang guru. Semoga juga menjadi pembelajaran bagi teman-teman untuk lebih berwaspada terhadap berbagai modus penipuan di media sosial. Cukuplah kejadian ini berhenti kepada saya,” tambahnya.

