JAKARTA – Bencana banjir merendam puluhan rumah warga yang ada di sejumlah wilayah yang ada di Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menjelaskan, banjir tersebut sudah terjadi semenjak beberapa hari yang lalu.
“Banjir terjadi setelah hujan dengan curah hujan yang tinggi hingga sedang menyebabkan air sungai meluap ke permukiman warga di Desa Karang Anyar, Kecamaran Labuhan Maringgai,” kata Abdul Muhari dalam keterangannya yang dikutip Holopis.com, Selasa (4/3).
Abdul menyebut bahwa sedikitnya 30 kepala keluarga (KK) terdampak dan membuat enam kepala keluarga (KK) memilih menungsi ketempat aman.
Sementara itu, dilaporkan kerugian materil diantaranya 36 unit rumah warga terendam banjir dengan tinggi muka air mencapai 1,5 meter.
Abdul memastikan bahwa BPBD Kabupaten Lampung Timur telah melakukan upaya penanganan darurat dan melakukan koordinasi dengan tim terkait.
“Kondisi terkini banjir masih belum surut,” imbuhnya.
Abdul kemudian mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi banjir susulan dan peningkatan debit air yang sewaktu-waktu dapat terjadi.
Hal itu mengingat prakiraan cuaca pada Selasa (4/3) hingga Kamis (6/3) terpantau sebagian besar wilayah Indonesia khususnya Jabodetabek masih berpotensi dilanda hujan ringan hingga sedang.
“Seiring dengan perkembangan bencana di berbagai daerah, Abdul mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan,” imbaunya.

