JAKARTA – Bulan Ramadan merupakan waktu yang istimewa bagi umat Muslim di seluruh dunia, termasuk di Turki. Sebagai negara dengan sejarah Islam yang kaya, Turki memiliki berbagai tradisi unik dalam menjalankan ibadah puasa, khususnya dalam budaya berbuka puasa atau iftar.
Iftar di Turki bukan hanya sekadar waktu untuk mengakhiri puasa, tetapi juga menjadi momen kebersamaan yang mempererat hubungan keluarga, sahabat, dan masyarakat.
Di Turki, iftar dimulai setelah matahari terbenam dan setelah umat Muslim menunaikan salat Maghrib. Berbeda dengan beberapa negara yang memiliki menu berbuka standar, di Turki tidak ada aturan khusus mengenai menu iftar. Namun, banyak orang memilih untuk berbuka dengan kurma, sebagaimana Nabi Muhammad SAW menganjurkan berbuka dengan tiga butir kurma.
Sebelum berbuka, masyarakat Turki sering berkumpul bersama keluarga atau komunitas. Iftar menjadi acara sosial yang meriah, sering kali diselenggarakan di rumah, masjid, atau tempat umum lainnya.
Hidangan Khas Iftar di Turki
Meskipun tidak ada menu baku untuk berbuka puasa di Turki, ada beberapa hidangan khas yang sering hadir di meja iftar, seperti:
1. Ramazan Pidesi: Roti Khas Ramadan
Salah satu makanan yang paling ikonik saat iftar di Turki adalah Ramazan pidesi, roti pipih lembut dengan taburan biji wijen atau biji nigella. Roti ini hanya tersedia selama bulan Ramadan dan menjadi hidangan wajib di setiap meja berbuka. Teksturnya yang empuk dan rasa khasnya membuatnya sangat cocok disantap bersama sup atau makanan utama lainnya.
2. Sup Hangat sebagai Pembuka
Sebelum menyantap makanan utama, orang Turki sering mengawali iftar dengan sup, yang biasanya dibuat dari bahan-bahan sehat seperti lentil, yogurt, atau tomat. Salah satu sup yang paling populer adalah Mercimek Çorbası (sup lentil merah), yang memiliki rasa kaya dan menenangkan setelah seharian berpuasa.
3. Hidangan Utama Berbasis Daging
Sebagai negara yang terkenal dengan kuliner dagingnya, menu utama iftar di Turki sering kali berupa hidangan berbasis daging, seperti kebab, köfte (bakso Turki), atau tandoori lamb (domba panggang). Selain itu, ada juga variasi makanan berbahan dasar ayam, ikan, atau sayuran yang disajikan dengan nasi pilav atau roti.
4. Güllaç: Hidangan Penutup Khas Ramadan
Tidak lengkap rasanya berbuka tanpa hidangan penutup yang manis. Salah satu makanan penutup khas Ramadan di Turki adalah Güllaç, puding berbahan dasar lembaran tepung beras yang direndam dalam susu manis beraroma air mawar dan dihiasi dengan biji delima serta kacang-kacangan. Güllaç hanya tersedia selama bulan Ramadan, menjadikannya makanan yang sangat dinantikan.


