JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto memegaskan bahwa pemerintah akan berupaya maksimal dalam menjaga harga bahan pokok selama bulan Ramadan berlangsung.
Hal itu disampaikan Presiden Prabowo Subianto usai melakukan rapat terbatas dengan sejumlah menteri di bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta pada Jumat (28/2).
“Saya, dalam beberapa pekan terakhir, terus memantau perkembangan, situasi produksi dan harga-harga pangan,” kata Presiden Prabowo Subianto.
Oleh karena itu, Prabowo kemudian memerintahkan sejumlah anak buahnya untuk memastikan instruksinya mengenai pengawasan harga bahan pokok bisa berjalan dengan baik.
“Saya juga sudah menyampaikan instruksi kepada Menko Pangan, Menteri Perdagangan, Menteri Pertanian, semua menteri terkait untuk memastikan ketersediaan bahan pokok dan mencegah adanya kenaikan dan lonjakan harga yang spekulatif,” bebernya.
Presiden Prabowo pun menegaskan, langkah yang dilakukan pemerintah cukup berat dalam menekan agar harga tidak naik. Bahkan, Prabowo menyebut bahwa pemerintah tidak sebatas melakukan pengawasan untuk menjaga harga bahan pokok tetap normal.
“Ini kita harus bekerja keras supaya seluruh rakyat, terutama rakyat paling paling memerlukan, harus dapat menjangkau harga bahan-bahan tersebut. Dan saya yakin dan percaya, kita akan lakukan itu dan sudah kita lakukan itu,” tuturnya.
Presiden Prabowo menambahkan, langkah itu dilakukan demi membuat para spekulan jera dalam memanfaatkan momentum Ramadan dengan menaikan harga secara seenaknya.
“Tidak hanya pemantauan, tapi mengambil langkah-langkah eksekutif, langkah-langkah efektif untuk menjamin tidak ada spekulan-spekulan yang memanfaatkan kesempatan Ramadan ini untuk menaikkan harga yang tidak masuk akal,” tandasnya.


