Nasaruddin Umar Ajak Umat Bikin Kejutan di Awal Ramadan
HOLOPIS.COM, JAKARTA - Imam besar Masjid Istiqlal, Prof Nasaruddin Umar mengajak umat Islam untuk membuat sebuah kejutan di awal bulan Ramadan. Sebab menurutnya, ini adalah salah satu kiat baik yang bisa dilakukan untuk membuat kebiasaan baik di sepanjang bulan suci tersebut.
"Mumpung pada awal Ramadan ini, kita harus betul-betul memperhatikan hari pertamanya Ramadan. Kalau kita nggak membuat kejutan di awal-awal, maka kita tidak ada kejutan sesudahnya itu," kata Nasaruddin Umar dalam ceramah Tarawihnya di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Jumat (28/2/2025) malam.
Kejutan-kejutan tersebut adalah sesuatu yang bisa dikomitmenkan dan cenderung sesuatu yang cukup jarang dilakukan di hari-hari biasa di luar bulan suci Ramadan. Beberapa di antaranya adalah membaca Alquran.
Ia menyarankan agar 1 Ramadan 1446 H yang tiba pada hari Sabtu, umat bisa memanfaatkan waktu tersebut untuk meningkatkan kualitas dan intensitas membaca ayat-ayat Alquran. Bahkan kuantitasnya perlu dilakukan batas tertinggi yang bisa dilakukan di hari-hari biasa.
"Mumpun juga kebetulan hari libur, hari Sabtu, mohon kita mulai start untuk mengaji, untuk khataman (Alquran -red), kalau perlu besok langsung 10 juz. Mumpun libur," tuturnya.
Selain itu, kejutan lainnya bisa dilakukan dengan komitmen melaksanakan seluruh kegiatan sunnah, termasuk shalat sunnah. Jika perlu, sepanjang bulan suci Ramadan, seluruh shalat sunnah yang ada dikerjakan.
"Malam ini ikrarkan dalam dirinya sendiri, insya Allah bulan Ramadan kali ini saya tidak akan meninggalkan seluruh ibadah-ibadah sunnah. Sunnah qabliyah, sunnah ba'diyah, shalat tahajjud, shalat witir, apalagi shalat tarawih, dan sempurnakan ibadahnya," sambungnya.
Prof Nasaruddin mengatakan bahwa bulan suci Ramadan seharusnya bisa dijadikan momentum untuk melakukan pendekatan lebih jauh kepada Tuhan. Apalagi menurutnya, sudah banyak nikmat Tuhan yang diberikan kepada umat Islam, sehingga sudah sepatutnya umat melakukan ibadah yang lebih serius kepada Tuhan.
"Mari kita mulai mendisiplinkan diri kita utk mempersembahkan yang sempurna kepada Allah SWT," ujarnya.