HOLOPIS.COM, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto mengingatkan kembali kepada seluruh Kepala Daerah peserta retreat tentang status mereka saat ini, yakni sebagai pengabdi dan pelayan rakyat. Sebab mereka dipilih oleh rakyat untuk menjadi pemimpin mereka dalam tata kelola daerah.
“Kita semua dipilih rakyat, kita abdi rakyat, kita pelayanan rakyat, kita pemimpin rakyat,” kata Prabowo Subianto dalam acara upacara parade senja di Akmil Magelang, Jawa Tengah, Kamis (27/2/2025).
Kemudian, orang nomor satu di Republik Indonesia tersebut mengatakan bahwa semua kepala daerah jelas berasal dari latar belakang yang berbeda-beda. Baik dari sisi suku, agama, ras, maupun golongan.
“Kita berasal dari latar belakang yang berbeda-beda, daerah yang berbeda-beda, dengan bahasa yang berbeda-beda, bahasa daerah, adat istiadat yang berbeda-beda, suku yang berbeda-beda, kelompok etnis yang berbeda-beda, agama yang berbeda-beda,” ujarnya.
Hanya saja, dari berbagai perbedaan tersebut, mereka semua telah disatukan dalam satu kepentingan, yakni menjadi bangsa dan keluarga besar Indonesia.
“Tapi kita sudah menjadi satu, kita sudah menjadi satu keluarga besar, keluarga besar Nusantara, keluarga besar Indonesia,” tegas Prabowo.
Dalam prosesi retreat, setidaknya ada 456 kepala daerah yang hadir di Magelang, sedangkan 47 kepala daerah lainnya khususnya dari PDI Perjuangan tidak terlihat dalam acara tersebut.
Kegiatan parade senja, Presiden Prabowo tidak datang sendiri. Ia juga mengajak mantan Presiden lain untuk hadir, baik itu Presiden ke 6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Presiden ke 7 Joko Widodo (Jokowi). Bahkan hadir juga Ketua DPR RI Puan Maharani, Ketua MPR RI Ahmad Muzani, dan juga Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin.
Hadir juga Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto serta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

