Kebijakan Prabowo Dinilai Banyak Berpihak ke Kesejahteraan Buruh


Oleh : Khoirudin Ainun Najib

JAKATTA - Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Jumhur Hidayat memuji kebijakan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, kebijakan pemerintahan yang baru seumur jagung ini banyak berpihak kepada kaum buruh.

"Presiden Prabowo Subianto mempunyai pemikiran yang sama untuk memperjuangkan kesejahteraan buruh," kata Jumhur dalam keterangannya, seperti dikutip Holopis.com, Kamis (27/2).

Ia mencontohkan beberapa kebijakan Presiden Prabowo yang dinilai memperjuangkan kesejahteraan buruh tersebut, salah satunya yakni kenaikan upah minimum regional (UMR) sebesar 6,5 persen.

Selain itu, kebijakan lainnya yakni ihwal peninjauan UU Omnibus Cipta Kerja. Kemudian pembatasm perlunya produk impor yang, serta penindakan tegas bagi para pelaku tindak pidana korupsi.

"Intinya semua kebijakan Presiden Prabowo itu untuk meningkatkan daya beli masyarakat, yang berdampak pada kenaikan produksi industri, yang pada gilirannya akan menaikkan kesejahteraan buruh," ujar Jumhur.

Dia pun mengaku senang, karena kebijakan Presiden Prabowo sudah menunjukkan komitmen yang pro kepada kesejahteraan rakyat dan buruh.

Sementara itu, terkait banyak kasus pemutusan hubungan kerja (PHK), Jumhur menilai wajar lantaran dinamika yang ada dalam suatu industri, sepeti misalnya perkara impor yang lebih dominan ketimbang industri dalam negeri.

"Ini (impor) menyebabkan industri dalam negeri tumbang dan berdampak PHK," terang Jumhur.

Tampilan Utama