Roy Suryo Apresiasi Kapolri Hendak Jadikan Sukatani Duta Polri


Oleh : Muhammad Ibnu Idris

HOLOPIS.COM, JAKARTA - Pemerhati multimedia, Roy Suryo mengapresiasi Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang berencana untuk menjadikan duo personel band Sukatani sebagai Duta Polri. Hal ini menyusul kemarahan publik pasca grup band tersebut disatroni oleh tim Siber Polda Jawa Tengah gegara lagu mereka berjudul "Bayar Bayar Bayar".

"Sesuai usulan saya, Kapolri Jenderal Sigit Listyo Prabowo menawari duo personal band Sukatani, Novi Citra Indriyati alias Ovi (nama panggung Twister Angel) dan Muhammad Syifa Al Lutfi alias Ai (nama panggung Alectroguy) sebagai 'Duta Polri' untuk perbaikan terhadap Institusi Korps Bhayangkara tersebut," kata Roy dalam keterangan tertulisnya yang diterima Holopis.com, Selasa (25/2/2025).

Meskipun kata Roy, banyak komentar netizen juga yang menyarankan untuk menolaknya dan mengatakan bahwa sikap Kapolri tersebut adalah "Jebakan Batman". Hanya saja ia tetap berpendapat bahwa apa yang disampaikan Jenderal Listyo patut untuk dipandang dalam konteks yang positif.

"Namun bagaimanapun juga tawaran dari TB1 alias 'Tribrata Satu', orang nomor satu di Polri ini layak diapresiasi," ujarnya.

Aspek yang dapat ditangkap dari sikap Kapolri ini adalah tamparan keras kepada Polda Jawa Tengah, dalam hal ini Direktorat Reserse Siber mereka yang sebelumnya diketahui mendatangi Syifa dan Novi untuk meminta mereka men-takedown lagu "Bayar Bayar Bayar" dari platform Spotify serta meminta maaf kepada Kapolri.

"Setidaknya ini sudah mematahkan (baca: menampar muka) tindakan yang sempat dilakukan Tim Siber Polda Jawa Tengah yang kabarnya sempat mendatangi kedua personil band yang biasanya menggunakan 'balaclava'," tuturnya.

Sekadar diketahui Sobat Holopis, bahwa Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo berencana untuk menjadikan band Sukatani sebagai Duta Polri. Hal ini menyusul viral lagu "Bayar Bayar Bayar" yang diciptakan sebagai kritik terhadap oknum polisi yang melanggar aturan.

“Nanti kalau Band Sukatani berkenan, akan kami jadikan juri atau duta untuk Polri untuk terus membangun kritik demi koreksi dan perbaikan terhadap institusi serta konsep evaluasi secara berkelanjutan terhadap perilaku oknum Polri yang masih menyimpang,” kata Kapolri Sigit dalam keterangannya di Jakarta, Minggu, 23 Februari 2025.

Ia juga mengaku bahwa kepolisian tidak antikritik dan menerima berbagai masukan yang diberikan oleh masyarakat. Bahkan menurut Listyo, kritikan semacam itu justru dianggap sebagai bentuk kecintaan band Sukatani kepada institusi Polri.

“Bagi kami, kritik terhadap Polri menjadi bentuk kecintaan masyarakat terhadap institusi Polri,” ujarnya.

Tampilan Utama