JAKARTA – Gubernur Jakarta Pramono Anung menyampaikan apresiasinya kepada Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian terkait pelaksanaan retret kepala daerah di Akmil Magelang, Jawa Tengah.
Pramono secara khusus menyampaikan terima kasih karena sudah mengizinkan dirinya dan beberapa kepala daerah dari PDIP menyusul hadir di retret.
“Secara khusus saya juga ingin ucapkan terima kasih atas kesabaran semuanya terutama Bapak Menteri Dalam Negeri dan Bapak Wakil Menteri dan semuanya yang telah 4 hari lebih ini kita baru mengikuti retret ini,” kata Pramono Anung pada Senin (24/2).
Pramono kemudian mengungkap masih ada kepala daerah kader PDIP yang belum hadir retret di Akmil Magelang. Namun, dia menyebut Mendagri Tito Karnavian memberikan izin kepada beberapa daerah yang hanya mengirimkan sekdanya untuk ikut retret.
“Intinya yang mungkin belum tinggal 1 provinsi tambah 1 orang. Nanti totalnya di Pak Bima Arya. Ada 1 provinsi yang karena arahan Pak Mendagri ataupun Pak Wamen boleh susulkan sekdanya, ya mereka susulkan sekdanya,” jelasnya.
Pramono menyebut mungkin dirinya lah kepala daerah dari PDIP yang masuk terakhir di retret kepala daerah.
“Intinya ini tunjukkan sampai sekarang saya yang mungkin masuk terakhir, yang lain sekda, maka iyasudah kita semua ikuti retret secara baik-baik dan tentunya kita bertanggung jawab dengan apa yang kami ambil langkah ini,” ucapnya.
Sebelumnya diberitakan, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung akhirnya tiba di Akademi Militer (Akmil), Magelang, Jawa Tengah, untuk mengikuti retreat kepala daerah, yang pada hari ini telah memasuki hari keempat, Senin (24/2).
Dia datang bersama dengan 18 kepala daerah lainnya yang juga berasal dari PDI Perjuangan (PDIP).
“Saya, Gubernur Jakarta bersama dengan Pak Wali Kota Jogja (Hasto Wardoyo) dan juga ada 17 lainnya yang bersama-sama dengan kami hari ini kita memulai untuk retret,” kata Pramono, seperti dikutip Holopis.com di Jakarta.
Pramono menyampaikan, masih ada satu kepala daerah dari PDIP lagi, yakni dari tingkat provinsi yang belum datang ke retret di Akmil.
“Ya, intinya yang mungkin belum (gabung retret) hanya tinggal satu provinsi tambah satu orang. Tapi yang lain sudah,” kata Pramono Anung.

