HOLOPIS.COM, SAMPANG – Anggota Komisi D (Bidang Pembangunan) DPRD Provinsi Jawa Timur, Nurul Huda alias Ra Huda mendapatkan keluhan dari masyarakat dan pengasuh Pondok Pesantren. Salah satunya adalah soal saraan dan prasarana.
Hal ini diserap Ra Huda saat melakukan reses di Lembaga Pendidikan Miftahul Ulum As-sholihin Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, Madura, Provinsi Jawa Timur.
“Banyak masyarakat khusus para wali santri yang meminta agar fasilitas pendidikan Pesantren di perhatikan, seperti ruang pendidikan, asrama dan laboratorium,” kata Ra Huda disela-sela reses tersebut, Minggu (23/2/2025).
Atas dasar saran dan masukan tersebut, Ra Huda berjanji akan membawa aspirasi tersebut ke Pemerintah Provinsi agar perbaikan sarana pendidikan dapat menjadi atensi Pemerintah.
“Kami siap menampung dan memperjuangkan aspirasi masyarakat dan pondok pesantren agar kedepan sekolah atau pondok pesantren bisa mencetak generasi yang unggul,” ungkapnya.
Selain itu, Ra Huda menegaskan pentingnya dialog langsung dengan masyarakat untuk menyerap aspirasi. Apalagi dirinya sebagai representasi masyarakat di lembaga legislatif agar bisa mengakomodir kepentingan dan kebutuhan mereka sehingga dapat direspons oleh pemerintah dan pemangku kebijakan terkait.
“Reses ini adalah ajang silaturahmi dan mendengar langsung kebutuhan warga,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu juga, politisi PPP ini pun memberikan santunan kepada anak yatim sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama. Ia ingin agar kebahagiaan masyarakat khususnya anak yatim tetap terpancar setiap saat.
“Ya, semoga santunan ini bisa membawa kebahagiaan dan keberkahan bagi anak Yatim dan kita tetap peduli kepada mereka,” pungkasnya.

