JAKARTA – Juventus harus angkat koper dari Liga Champions usai disingkirkan PSV Eindhoven. Bekas pelatih beken asal Italia, Fabio Capello pun menilai Si Nyonya Tua kelelahan menghadapi raksasa Liga Belanda tersebut.
Sebelumnya diketahui, Juventus baru saja terhempas dari Liga Champions musim ini usai mengalami kekalahan telak di leg kedua babak playoff atas PSV, dengan skor 1-3, Kamis (20/2) dini hari WIB.
Dalam pertandingannya di Stadion Philips, duel keduanya harus dilalui lewat perpanjangan waktu, dengan PSV Eindhoven mampu mengemas keunggulan terlebih dahulu berkat gol Ivan Perisic.
Juventus kemudian mampu menyamak kedudukan skor lewat torehan Timothy Weah, sampai akhirnya PSV menciptakan gol lewat Ismael Salibari. Laga pun berlanjut ke babak tambahan karena agregatnya sama.
Kemudian di babak tambahan, gol Ryan Flamingo sukses membawa PSV Eindhoven menang dengan skor 3-1.
Juventus pun tersingkir dari Liga Champions karena kalah dalam hal agregat 3-4 dari PSV Eindhoven. Ada pun leg pertama sejatinya dimenangkan Si Nyonya Tua dengan skor 2-1.
Menilik hasil tersbeut, Fabio Capello pun kemudian menilai bahwa Juventus mengalami kelelahan ketika babak kedua dimulai.
“Saya menyukai Juventus di 45 menit pertama, dimana mereka banyak menekan, menjaga PSV jauh dari gawang Di Gregorio. Namun kelelahan mulai terlihat di awal babak kedua,” ungkap Capello, seperti dikutip Holopis.com dari Football Italia.
“Juventus banyak menghabiskan banyak energi, dan hanya 10 menit setelah jeda, mereka seperti kehabisan tenaga,” imbuhnya.

