JAKARTA – Dalam Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VI DPR RI ke Smelter PT Freeport Indonesia di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), Kabupaten Gresik, Jawa Timur pada Jumat (21/2), Anggota DPR RI Fraksi Gerindra, Kawendra Lukistian, mengemukakan urgensi meningkatkan produksi emas dalam negeri serta distribusi hasil tambang PT Freeport Indonesia ke PT ANTAM untuk memenuhi kebutuhan domestik.
“Memang ada rencana yang baik, yaitu mendorong bagaimana produksi emas batangan yang masuk ke ANTAM,” ujar Kawendra, dalam keterangan yang diterima Holopis.com.
Kawendra juga menyoroti potensi besar dalam memperkuat industri emas nasional apabila persentase kebutuhan emas domestik yang dipenuhi oleh produksi Freeport dapat dioptimalkan.
“Kita akan bangga kalau misalnya memang itu produksi-produksi dalam negeri. Dari Freeport sendiri, katakanlah dari kebutuhan sekian persen, bisa berapa banyak?” tambahnya.
Kawendra juga menyinggung Bullion Bank, program yang digagas oleh Presiden Prabowo untuk memperkuat ekosistem keuangan berbasis emas, dan berharap adanya peran aktif Freeport dalam optimalisasi program tersebut.
“Sejauh apa teman-teman Freeport memandang ini (Bullion Bank), kemudian akan mengoptimasi seoptimal apa? Dan rencananya seperti apa? Jangan sampai justru ketika Bullion Bank hadir, kita punya perusahaan yang sekarang sudah 51 persen kita miliki secara nasional, tetapi perannya kurang optimal,” tegas Kawendra.
Pernyataan Kawendra sejalan dengan arahan Presiden Prabowo yang menekankan pentingnya sinergi antara Freeport, ANTAM, dan Bullion Bank untuk mendukung kemandirian serta keberlanjutan industri emas nasional.
Dengan kolaborasi yang kuat, Kawendra berharap Indonesia mampu meningkatkan nilai tambah dari hasil tambang emasnya dan memperkuat posisi di pasar global.


