Kelangkaan LPG 3 Kg di Karawang, Warga Antre Berjam-jam


Oleh : Amirulloh

KARAWANG – Kelangkaan gas LPG 3 kg di Karawang membuat warga resah. Banyak di antara mereka harus rela antre berjam-jam di pangkalan resmi demi mendapatkan gas subsidi tersebut.

Di salah satu pangkalan gas di Karawang, antrean panjang sudah terlihat sejak pagi. Beta, seorang pekerja pangkalan, mengatakan bahwa pasokan gas dari Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) belum tiba hingga siang hari, menyebabkan antrean semakin panjang.

“Hari ini gasnya belum datang, pembelinya sudah banyak yang menunggu. Mobil pengangkut masih mengisi di SPBE,” ujar Beta, seperti dikutip Holopis.com, Senin (3/2).

Menurutnya, pangkalan biasanya menerima 100 hingga 150 tabung gas setiap kali pengiriman. Namun, hingga kini belum ada kepastian kapan pasokan akan tiba.

Kelangkaan ini diperparah dengan kebijakan pembatasan distribusi yang melarang pengecer menjual gas LPG 3 kg. Akibatnya, masyarakat, terutama pedagang kecil yang bergantung pada gas subsidi, semakin kesulitan mendapatkannya.

Imas, seorang warga yang mengantre di pangkalan, mengungkapkan kesulitannya untuk mendapatkan gas elpiji 3 kilogram.

“Sekarang warga harus lebih ekstra mencari gas karena tidak bisa lagi membelinya di pengecer seperti dulu,” katanya.

Di pangkalan gas di Jalan Haji Arif Rahman Hakim, Kelurahan Karawang Kulon, Kecamatan Karawang Barat, antrean panjang warga dengan tabung kosong terus mengular. Hanya sekitar 150 tabung gas yang tersedia, sementara jumlah warga yang membutuhkan jauh lebih banyak.

Situasi ini menimbulkan kekhawatiran bagi warga yang bergantung pada gas untuk kebutuhan rumah tangga dan usaha kecil.

“Kami berharap pemerintah segera mengatasi kelangkaan ini karena gas sangat dibutuhkan,” keluh Imas.

Hingga saat ini, warga Karawang masih menunggu kepastian agar pasokan LPG 3 kg kembali normal. Mereka berharap pemerintah dan pihak terkait segera mengambil langkah konkret agar kebutuhan sehari-hari dapat terpenuhi tanpa harus antre berjam-jam.

Tampilan Utama