JAKARTA – Hari Persaudaraan Manusia Internasional diperingati pada 4 Februari di setiap tahunnya. Hari besar tersebut bertujuan untuk mempersatukan masyarakat dunia tanpa memandang, ras, agama hingga kasta.
Lantas, seperti apa sejarah Hari Persaudaraan Manusia Internasional?
Sejarah Hari Persaudaraan Manusia Internasional
Hari Persaudaraan Manusia Internasional adalah bagian dari peringatan dalam membangun persatuan di tengah perbedaan ras, agama, hingga kasta.
Awal mula adanya Hari Persaudaraan Manusia Internasional itu sendiri, karena buntut dari perpecahan global yang semakin meluas.
Kondisi tersebut disorot betul oleh Paus Fransiskus dan Imam Besar Al Azhar Syekh Ahmad Al-Tayyeb. Kemudian keduanya menyusub sebuah dokumen penting yang tuntas dalam kurun waktu enam bulan.
Dokumen tersebut kemudian dikenal sebagai Dokumen Persaudaraan Manusia untuk Perdamaian Dunia dan Hidup Bersama.
Dokumen yang selesai selama enam bulan tersebut kemudian diresmikan pada 2019 ketika Paus berkunjung ke Uni Emirat Arab.
Terkait hal itu pula, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) akhirnya mendukung penuh usulan adanya peringatan hari besar Hari Persaudaraan Manusia Internasional.
PBB kemudian menetapkan bahwa Hari Persaudaraan Manusia Internasional jatuh pada 4 Februari di setiap tahunnya.
Itu lah sejarah singkat bagaimana awal mula Hari Persaudaraan Manusia Internasional tersebut terbentuk hingga ditetapkan secara sah oleh PBB sebagai hari besar.



