JAKARTA – Juventus harus kandas di tangan Benfica pada laga pamungkas fase grup Liga Champions 2024/2025. Pelatih Si Nyonya Tua Thiago Motta pun menilai timnya memang tak pantas menang di laga tersebut.
Sebelumnya diketahui, Juventus baru saja ‘bentrok’ dengan Benfica, Kamis (30/1) dini hari WIB. Dalam pertandingannya di Allianz Stadium, Si Nyonya Tua kandas dengan skor 2-0 tanpa balas.
Hasil tersebut membuat posisi Juventus tergeserkan oleh Benfica di klasemen akhir Liga Champions. Si Nyonya Tua sendiri finis di urutan 20, sedangkan Benfica di peringkat 16.
Hal itu membuat Juventus masuk dalam kategori tim non unggulan, sehingga membuat Si Nyonya Tua berpotensi bertemu lawan-lawan sulit, dimana dua klub top sudah menunggu di bagan playoff, yakni AC Milan dan PSV Eindhoven.
Selepas pertandingan, Thiago Motta pun menyesalkan betul kekalahan tersebut. Bahkan, ia menilai timnya memang tak pantas meraih kemenangan.
“Hari ini kami tidak pantas menang. Benfica menciptakan peluang lebih banyak daripada kami,” ungkap Motta, seperti dikutip Holopis.com dari Football Italia.
Lebih lanjut, Motta menegaskan Juventus harus segera berbenah atas kekalahan tersebut. Di samping itu, ia juga menilai Benfica layak memenangkan pertandingan.
“Kami harus segera berbenah karena kami sudah ditunggu pertandingan lain di hari Minggu. Babak pertama hari ini berat meski Samuel punya peluang bagus untuk membuka keunggulan,” tambahnya.
“Di babak kedua, yang kami lakukan tidak cukup untuk menyulitkan Benfica, dan mereka pantas menang,” sambungnya.
Ada pun Motta menyebut bahwa kekalahan tersebut adalah tanggung jawab dirinya sebagai pelatih.
“Kami menang dan kalah sebagai tim, saya tidak akan berbicara mengenai satu pemain. Ini tanggung jawab saya. Anak-anak selalu mencoba memberikan yang terbaik,” ujarnya lagi.

