Daftar 10 Negara Terkaya Dunia, Tetangga RI Masuk Jajaran


Oleh : Khoirudin Ainun Najib

JAKARTA - Beberapa negara di dunia menempati posisi sebagai negara terkaya dengan ekonomi yang besar dan makmur. Biasanya, negara-negara ini sudah termasuk dalam kategori negara maju.

Kekayaan suatu negara sering diukur menggunakan Produk Domestik Bruto (PDB) per kapita, yang dihitung berdasarkan total pendapatan nasional dibagi jumlah penduduk.

Namun, indikator ini bisa lebih akurat jika mempertimbangkan Paritas Daya Beli (Purchasing Power Parity/PPP), yang menyesuaikan PDB dengan tingkat inflasi dan biaya hidup di masing-masing negara.

Forbes merangkum 10 negara terkaya di dunia berdasarkan PDB per kapita dan PPP. Menariknya, banyak dari negara terkaya ini berukuran kecil di peta dunia, sementara negara-negara besar seperti Amerika Serikat dan China tidak menduduki posisi teratas.

Negara-negara kecil seperti Luksemburg dan Singapura unggul berkat sektor keuangan yang kuat serta kebijakan pajak yang menarik bagi investor asing.

Berikut daftar 10 negara terkaya di dunia:

1. Luksemburg

  • PDB: US$ 91,21 miliar
  • Pangsa PDB dunia berdasarkan PPP: 0,05%
  • Populasi: 675 ribu

Luksemburg menempati peringkat pertama dengan PDB per kapita tertinggi di dunia. Keberhasilannya ditopang oleh sektor keuangan yang kuat serta kebijakan pajak yang menguntungkan. Negara ini juga dikenal memiliki standar hidup tinggi dengan layanan kesehatan dan pendidikan yang berkualitas.

Luksemburg menjadi salah satu tujuan wisata favorit di Eropa, terkenal dengan kastilnya yang megah dan lanskap hijau yang indah. Selain itu, negara ini merupakan salah satu yang pertama menerapkan transportasi umum gratis bagi warganya.

2. Singapura

  • PDB: US$ 530,71 miliar
  • Pangsa PDB dunia berdasarkan PPP: 0,45%
  • Populasi: 5,8 juta

Sebagai tetangga dekat Indonesia, Singapura masuk dalam jajaran negara terkaya berkat perannya sebagai pusat bisnis dan perdagangan dunia. Negara ini memiliki banyak individu dengan kekayaan bersih tinggi.

Namun, perekonomian Singapura sempat terpukul oleh pandemi COVID-19 dan perlambatan ekonomi China, yang merupakan mitra dagang utama. Meski demikian, dengan kebijakan ekonomi yang fleksibel, Singapura tetap menjadi salah satu pusat keuangan global.

3. Makau SAR

  • PDB: US$ 53,45 miliar
  • Pangsa PDB dunia berdasarkan PPP: 0,05%
  • Populasi: 720 ribu

Makau merupakan wilayah administratif khusus China yang terkenal dengan industri kasino yang menyumbang sebagian besar pendapatan ekonominya. Makau adalah salah satu tujuan wisata paling populer di Asia, dengan puluhan kasino yang menarik jutaan turis setiap tahun.

Meskipun terdampak parah oleh pandemi COVID-19, Makau berhasil bangkit berkat pendekatan ekonominya yang fleksibel, berbeda dari kebijakan ekonomi daratan China.

4. Irlandia

  • PDB: US$ 560,57 miliar
  • Pangsa PDB dunia berdasarkan PPP: 0,36%
  • Populasi: 5,2 juta

Irlandia berhasil memulihkan ekonominya setelah krisis keuangan 2008 melalui reformasi industri perbankan dan kebijakan pemotongan anggaran. Negara ini juga menjadi surga pajak bagi perusahaan multinasional, dengan raksasa teknologi seperti Apple, Google, dan Microsoft menyumbang lebih dari 50% perekonomian Irlandia dalam beberapa tahun terakhir.

5. Qatar

  • PDB: US$ 221,41 miliar
  • Pangsa PDB dunia berdasarkan PPP: 0,18%
  • Populasi: 3,07 juta

Qatar masuk dalam daftar negara terkaya berkat cadangan gas alam yang melimpah, menjadi salah satu produsen gas terbesar di dunia. Selain itu, Qatar juga mengembangkan sektor lain, seperti pariwisata dan olahraga, dengan menjadi tuan rumah Piala Dunia FIFA 2022, yang berdampak besar pada perekonomiannya.

6. Norwegia

  • PDB: US$ 503,75 miliar
  • Pangsa PDB dunia berdasarkan PPP: 0,3%
  • Populasi: 5,51 juta

Norwegia merupakan produsen minyak utama di Eropa Barat dan memiliki dana kekayaan negara terbesar di dunia, dengan aset mencapai US$ 1,3 triliun. Meski sempat terdampak pandemi, Norwegia kembali stabil berkat ekspor energi dan manajemen keuangan yang baik.

7. Swiss

  • PDB: US$ 942,27 miliar
  • Pangsa PDB dunia berdasarkan PPP: 0,44%
  • Populasi: 8,9 juta

Dikenal sebagai salah satu destinasi wisata utama di dunia, Swiss juga memiliki sektor keuangan yang kuat. Selain itu, negara ini diuntungkan oleh ekspor logam mulia, peralatan medis, serta industri manufaktur presisi.

Sekitar 74% PDB Swiss berasal dari sektor jasa, sementara 25% berasal dari industri dan sisanya dari pertanian. Negara ini juga memiliki tarif pajak pertambahan nilai (PPN) terendah di Eropa.

8. Brunei Darussalam

  • PDB: US$ 15,71 triliun
  • Pangsa PDB dunia berdasarkan PPP: 0,02%
  • Populasi: 458 ribu

Sebagai negara kecil di Asia Tenggara, Brunei Darussalam kaya berkat cadangan minyak dan gas bumi. Negara ini memiliki Indeks Pembangunan Manusia tertinggi kedua di Asia Tenggara, dengan tingkat kesejahteraan penduduk yang sangat baik.

9. Guyana

  • PDB: US$ 123 miliar
  • Pangsa PDB dunia berdasarkan PPP: 0,04%
  • Populasi: 831 ribu

Guyana adalah negara kecil di pesisir utara Amerika Selatan yang mengalami lonjakan ekonomi pesat sejak ditemukannya cadangan minyak mentah besar pada 2015. Sejak 2017, lebih dari 11 miliar barel minyak ditemukan di lepas pantainya, menjadikannya salah satu negara dengan pertumbuhan ekonomi tercepat di dunia.

10. Amerika Serikat (AS)

  • PDB: US$ 29,17 triliun
  • Pangsa PDB dunia berdasarkan PPP: 14,99%
  • Populasi: 335 juta

Meskipun mendominasi ekonomi global, AS berada di posisi ke-10 dalam daftar negara terkaya berdasarkan PDB per kapita PPP. Selain memiliki ekonomi terbesar, AS juga didukung oleh sektor teknologi, industri, dan kekuatan militernya.

Dari daftar ini, Singapura dan Brunei Darussalam menjadi dua negara tetangga Indonesia yang masuk dalam daftar negara terkaya dunia.

Kedua negara ini menunjukkan bahwa strategi ekonomi yang tepat, sumber daya alam, serta kebijakan investasi dapat mendorong pertumbuhan dan kemakmuran yang tinggi.

Tampilan Utama