Sekjen Bersyukur Menag Nasaruddin Jadi Menteri dengan Tingkat Kepuasan Tertinggi Versi IPI


Oleh : Khoirudin Ainun Najib

JAKARTA - Indikator Politik Indonesia (IPI) telah merilis hasil survei nasional bertajuk 'Evaluasi Publik atas Kinerja 100 Hari Presiden Prabowo dan Kabinet Merah Putih' pada hari ini, Senin (27/1).

Salah satu hasilnya, Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menjadi menteri dengan tingkat kepuasan tertinggi.

Menanggapi hasil survei tersebut, Sekretaris Jenderal Kementerian Agama (Kemenag), Kamaruddin Amin mengaku bersyukur atas hasil survei tersebut.

"Kita bersyukur, Menag Nasaruddin Umar mendapat apresiasi dari publik sebagai Menteri dengan tingkat kepuasan tertinggi," ujar Kamaruddin dalam keterangannya, seperti dikutip Holopis.com, Senin (27/1).

Berdasarkan hasil rilis IPI, Menag Nasaruddin Umar mendapat persentase kepuasan sebesar 92,8 persen. Disusul Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya dan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati yang masing-masing 90,1 dan 89,7 persen.

Adapun hasil survei IPI ini mengonfirmasi hasil survei sebelumnya yang dilakukan oleh Kompas, Center for Indonesia Strategic Action (CISA), dan Center of Economic and Law Studies (Celios), dimana Menag Nasaruddin menjadi menteri dengan kinerja terbaik.

"Semua ini kita syukuri sekaligus menjadi motivasi untuk terus dan lebih berkinerja dalam memberikan layanan terbaik bagi umat," ujarnya.

Menurut Kamaruddin Amin, sejak awal dilantik, Menag sudah memberikan arahan dan penekanan bahwa tugas Kemenag adalah memberi pelayanan terbaik bagi umat.

Kemenag harus hadir dengan mengoptimalkan dan memudahkan akses layanan publik di bidang keagamaan serta pendidikan agama dan keagamaan.

Selain tingkat kepuasan tertinggi, Menag Nasaruddin dalam survei IPI juga masuk dalam tujuh menteri dengan kinerja terbaik dan 10 menteri atau pejabat dengan tingkat kedikenalan tertinggi.

"Menag sudah berpesan, bahwa tolok ukur keberhasilan Kemenag bukan hanya pada apresiasi dan penghargaan yang didapat, tapi bagaimana penilaian umat atas kinerja dan layanan yang diberikan kementerian. Ini yang menjadi fokus kami ke depan," tandasnya.

Sebagai informasi, survei IPI dilakukan melalui wawancara tatap muka oleh pewawancara yang telah dilatih pada periode 16 - 21 Januari 2025.

Survei ini melibatkan 1.220 orang sebagai responden yang dipilih dengan metode simple random sampling dan terdistribusi secara proporsional pada seluruh provinsi di Indonesia.

Margin of error survei ini sekitar ±2.9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Sampel berasal dari seluruh provinsi.

Tampilan Utama