Malam 24 di Roemah Toegoe : Meniti Literasi, Menata Budaya

0 Shares

Selain itu, pengunjung juga dimanjakan dengan penampilan OK Irama Jakarta, Gambang Kromong yang dikemas dengan drama musikal tentang kejayaan Sunda Kelapa Komunitas Kebaya Menari dengan keindahan dan keanggunan gerakannya, Samsara Ntrya yang mebawakan dua tarian “Topeng” dan “Topeng Gegot”.

Ada juga sajian istimewa tarian None Tugu. Acara dibuka dengan penampilan kelompok “The Force band” dan ditutup dengan kehadiran Bintang tamu “Marjinal” yang salah satunya membawakan syair sholawat dalam lagu “Malam Kudus”.

- Advertisement -

Yang unik dan menarik adalah Ibadah natal sederhana dengan iringan musik Keroncong dan narasi natal dalam Bahasa Kreol Portugis Tugu.

Dalam acara “Malam 24 di Roemah Toegoe” kali ini juga menjadi sangat Istimewa dengan kolaborasi Museum Sejarah Jakarta dan Living Museum Roemah Toegoe yang menampilkan Macina, alat musik mirip ukulele dari Kampung Tugu koleksi kedua museum.

- Advertisement -

Acara ini diharapkan dapat menjadi wadah apresiasi terhadap seni dan budaya Indonesia, khususnya budaya Betawi, serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya melestarikan warisan budaya bangsa.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
0 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

holopis