Hari ini muncul sebuah video statemen perdana Hasto sebagai tersangka KPK. Di mana Hasto mengklaim saat ini perjuangannya memperjuangkan demokrasi dan hak menyampaikan pendapat sedang dilanda rintangan dengan penetapan tersangka oleh KPK.
Ia juga menuding bahwa penetapan tersangkanya saat ini adalah bagian dari risiko perjuangan untuk menentang pihak-pihak yang haus kekuasaan karena ingin mengubah aturan di MK agar masa kepemimpinannya bisa berjalan 3 (tiga) periode.
Tak tanggung-tanggung, Hasto juga mengklaim perjuangannya saat ini mencontoh Presiden Soekarno kala mendirikan PNI seperti buku berjudul “Bung Karno Penyambung Lidah Rakyat Indonesia karya Cindy Adams yang ia tunjukkan dalam video tersebut,
“Sebagai murid Bung Karno, saya mengikuti apa yang tertulis dalam buku Cindy Adams ini (sambil menunjukkan buku Bung Karno Penyambung Lidah Rakyat Indonesia -red),” ucapnya.
Di mana menurut Hasto, perjuangan keras yang dilakukan akan tetap berisiko pada upaya pembungkaman dengan hukuman penjara. Sehingga upaya hukum yang saat ini dijeratkan kepada Hasto bak perjuangan Bung Karno di era perjuangan kemerdekaan Indonesia.
“Demi cita-cita Indonesia merdeka, demi rakyat berdaulat bisa berserikat berkumpul dan menyampaikan pendapatnya, maka penjara pun adalah satu jalan dan bagian dari pengorbanan terhadap cita-cita,” terang Hasto.

