Polisi Minta Demo Buruh di Patung Kuda Berjalan Santun
HOLOPIS.COM, JAKARTA - Partai Buruh bersama Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), akan melakukan aksi demo di Kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat pada hari Kamis (24/10).
Aksi Demo ini akan melibatkan ratusan ribu buruh, termasuk guru, di 38 provinsi dan lebih dari 350 kabupaten/kota di seluruh Indonesia.
Untuk mengamankan jalannya aksi, Polres Jakarta Pusat akan mengerahkan 1.270 personel gabungan.
"Personel yang dilibatkan dalam pengambilan berjumlah 1.270 personel," kata Kapolres Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro dalam keterangan tertulis yang dikutip Holopis.com, Kamis (24/10).
Selain pengamanan, pihak kepolisian juga akan menyiapkan rekayasa lalulintas di sekitar lokasi aksi demo. Namun, hal tersebut akan dilakukan secara situasional dengan melihat eskalasi di lapangan.
"Apabila jumlah massa dan eskalasi meningkatkan maka diadakan penutupan jalan, apabila jumlah massa tidak banyak, lalin normal seperti biasa," jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi.
Ade Ary juga menyampaikan pesan kepada para korlap dan orator, agar bisa melaksanakan demo dengan santun dan tidak memprovokasi massa.
"Lakukan aksi unjuk rasa dengan damai, tidak memaksakan kehendak, tidak anarkis dan tidak merusak fasilitas umum. Hormati dan hargai pengguna jalan yang lain yang akan melintas," tegasnya.
Sebelumnya diberitakan, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) sekaligus Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, menyampaikan, ratusan ribu buruh akan menggelar aksi besar-besaran secara bergelombang dari tanggal 24 hingga 31 Oktober 2024.
Demonstrasi ini akan melibatkan ratusan ribu buruh, termasuk guru, di 38 provinsi dan lebih dari 350 kabupaten/kota di seluruh Indonesia.
Aksi ini dilakukan untuk memperjuangkan dua isu utama, yaitu kenaikan upah minimum tahun 2025 dan penoalan terhadap omnibus law UU Cipta Kerja.
Lantas, aksi demonstrasi selama tujuh hari berturut-turut ini akan dilakukan secara serempak di beberapa daerah dan bergelombang di daerah lain.
Pada 24 Oktober, aksi dimulai di Jakarta, di mana ribuan buruh akan berkumpul di depan Istana Negara. Setelah itu, aksi akan menyebar ke berbagai daerah, seperti Jawa Barat hingga Kepulauan Riau, Batam, hingga ke berbagai kota industri dan pertambangan seperti Surabaya, Medan, Makassar, Kendari, dan Timika pada 25 Oktober, diikuti oleh wilayah-wilayah lainnya hingga 31 Oktober 2024.