BerandaNewsPolhukamPB SEMMI Desak KPK Periksa Gus Yaqut soal "Jual Beli" Kuota Haji...

PB SEMMI Desak KPK Periksa Gus Yaqut soal “Jual Beli” Kuota Haji 2024

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI) meminta agar KPK segera memanggil Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut) untuk dimintai keterangannya atas temuan timwas haji DPR tentang jamaah yang diduga dimintai uang Rp300 juta jika ingin melalui jalur haji khusus.

“Praktik curang oknum petugas haji Kementerian Agama ini bermula dari jual beli kuota pemberangkatan haji. Ada 8.400 kuota haji reguler yang dialihkan ke haji khusus yang biayanya jauh lebih mahal,” kata Bendahara Umum PB SEMMI, Achmad Donny dalam keterangannya kepada Holopis.com di Jakarta, Rabu (10/7).

Tidak cukup hanya mengalihkan kuota haji reguler ke haji khusus, pada praktiknya oknum petugas haji diduga kerap menakut‐nakuti jamaah menunda keberangkatannya. Jamaah yang tidak ingin keberangkatannya tertunda harus membayar biaya haji furoda Rp300 juta.

“Jadi modusnya petugas haji menakut-nakuti jamaah haji jalur khusus yang sudah bayar sekitar Rp160 juta, kalau tidak mau ditunda (maka) harus keluar uang lagi. Ini jelas praktik korupsi dengan cara jual beli kuota haji,” ujarnya.

Penerbit Iklan Google Adsense

Dalam hitungannya, jika 1 orang harus bayar Rp300 juta dikalikan 8.400 sesuai jumlah kuota haji reguler yang dialihkan ke haji khusus, Donny pun tak habis pikir berapa banyak uang yang masuk ke kantong oknum petugas haji tersebut.

“Kalau kata anak sekarang, menang banyak dia. Karena itu tidak ada alasan KPK tidak memanggil Menteri Agama terkait temuan ini,” tegas Donny.

Bahkan, Donny menyatakan tengah menyiapkan agenda khusus untuk melakukan desakan publik agar KPK segera memeriksa Gus Yaqut terkait dengan apa yang telah ia sampaikan itu.

“PB SEMMI tidak akan tinggal diam. Kami akan geruduk Kementerian Agama untuk menyeret oknum yang terlibat jual beli kuota haji. Korupsi yang sangat telànjang dan memàlukan,” pungkas Donny.

Temukan kami juga di Google News

Baca Juga :

BERITA LAINNYA

Tiga Orang Teroris Papua Tewas Ditembak TNI, Warga Lakukan Perlawanan

Petugas gabungan TNI Polri dikabarkan telah berhasil menembak mati tiga orang warga yang diduga anggota teroris Papua atau biasa disebut OPM (Organisasi Papua Merdeka).

Prabowo-Gibran Masih Bongkar Pasang Rencana Kabinetnya

Wakil Presiden Terpilih periode 2024-2029 Gibran Rakabuming Raka menegaskan bahwa pihaknya belum menemukan komposisi pasti sosok yang akan mengisi kabinetnya mendatang.

Pegi Setiawan Tegaskan Gak Kenal Aep Saksi Kasus Vina Cirebon

Pegi Setiawan secara terang-terangan menegaskan bahwa dirinya memang tidak mengenali Aep selaku saksi mata kasus Vina Cirebon. Bahkan, Pegi juga merasa bingung mengapa Aep mengenali dirinya.

Walkot Semarang Mbak Ita Dicegah ke Luar Negeri, Jadi Tersangka KPK?

HOLOPIS.COM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan tersangka baru kasus dugaan korupsi di lingkungan Pemerintah Kota Semarang, Jawa Tengah. Setidaknya ada tiga...

Ingat! Caleg Terpilih Belum Lapor Harta Kekayaan Tak Akan Dilantik

Calon anggota legislatif (caleg) terpilih di Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 tidak akan dilantik, apabila belum menyerahkan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Pimpinan Ponpes Al-Zaytun Panji Gumilang Resmi Bebas Hari Ini

Pimpinan Pondok Pesantren Al-Zaytun, Panji Gumilang telah resmi keluar dari penjara, dan kembali menghirup udara bebas pada hari ini, Rabu (17/7).
Presiden dan Wakil Presiden 2024 - 2029
Sudaryono Jateng Satu
Munas 10 Forum Zakat

HOLOPIS FEEDS