BerandaNewsEkobizEfek Suku Bunga BI, IHSG Diproyeksi Lanjutkan Penguatan

Efek Suku Bunga BI, IHSG Diproyeksi Lanjutkan Penguatan

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi bakal melanjutkan penguatan pada perdagangan hari ini, Jumat 21 Juni 2024, setelah menguat hampir sepanjang perdagangan Kamis kemarin.

Adapun pada hari ini, IHSG diproyeksi bergerak di level resistance 6.850, pivot 6.800, dan di angka 6.750.

Phintraco Sekuritas menjelaskan penguatan IHSG pada perdagangan Kamis kemarin ditopang oleh keputusan dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) terkait suku bunga yang mendapat respon positif dari pasar. 

“RDG BI memutuskan untuk menahan suku bunga acuan di 6.25 persen, sesuai perkiraan pasar. Akan tetapi, pernyataan-pernyataan BI yang relatif mengembalikan confidence pasar,” tulis hasil riset Phintraco, seperti dikutip Holopis.com, Jumat (21/6).

Penerbit Iklan Google Adsense

Dalam pernyataannya, Bank sentral Indonesia itu masih optimis pertumbuhan ekonomi 2024 di 4,7 – 5,5 persen, seiring dengan penguatan nilai tukar Rupiah sampai dengan akhir tahun nanti. 

“BI berencana kembali melakukan intervensi pasar dengan sejumlah instrumen yang relatif baru,” tambah Phintraco.

BI bahkan membuka peluang pemangkasan suku bunga acuan apabila sentiment eksternal mendukung, seperti realisasi loan growth yang pada Mei 2024 berada pada zona positif. 

Secara angka, realisasi pertumbuhan kredit pada periode Mei 2024 mencapai 12.15 persen secara tahunan atau year on year (yoy). Angka itu masih relatif tinggi meski turun dari realisasi April 2024 yang sebesar 13.09 persen yoy. 

“Data ini mengindikasikan bahwa aktivitas ekonomi masih solid, meski dibayangi pelemahan nilai tukar Rupiah,” tulis Phintraco menjelaskan. 

Adapun pada hari ini, Phintraco merekomendasikan sejumlah saham yang dapat dipilih investor pada hari ini. Adapun saham rekomendasi ini didominasi oleh saham perbankan, yakni BBCA, BMRI, BBRI, BBNI dan HRUM.

Temukan kami juga di Google News

Baca Juga :

BERITA LAINNYA

Bos Pupuk Indonesia Akui Penyaluran Pupuk Subsidi Terlalu Ruwet

Direktur Utama PT Pupuk Indonesia (Persero), Rahmad Pribadi menyoroti tata kelola penyaluran pupuk subsidi, yang dinilainya terlalu rumit dengan banyaknya regulasi yang mengikat.

Mendag Klaim Kinerja Ekspor Lemah Imbas Penurunan Harga Komoditas Global

Menteri Perdagangan (Mendag), Zulkifli Hasan mengatakan, pelemahan ekspor Indonesia yang terjadi pada periode Juni 2024 salah satunya disebabkan oleh penurunan harga komoditas secara global.

Bos BI Pede Ekonomi RI di 2024 Mampu Tumbuh hingga 5,5 Persen

HOLOPIS.COM, JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo meyakini ekonomi Indonesia di tahun 2024 ini mampu mencatatkan pertumbuhan di rentang angka 4,7 hingga...

Bos BI Ramal Suku Bunga AS Bisa Turun Lebih Cepat

Bank Indonesia (BI) memperkirakan bank sentral Amerika Serikat (AS) Federal Reserve alias The Fed bisa lebih cepat menurunkan suku bunga acuannya.

Realisasi Belanja Produk Dalam Negeri DKI Jakarta Capai Rp 16,25 Triliun

HOLOPIS.COM, JAKARTA - Provinsi DKI Jakarta telah merealisasikan belanja Produk Dalam Negeri (PDN) sebesar Rp 16,25 triliun, selama periode Januari hingga 14 Juli 2024. Berdasarkan...

Bank Indonesia Putuskan Tahan Suku Bunga di Level 6,25 Persen

Bank Indonesia (BI) memutukan untuk mempertahankan suku bunga acuannya atau BI Rate di level 6,25 persen. Keputusan ini merupakan hasil dari Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI periode Juli 2024.
Presiden dan Wakil Presiden 2024 - 2029
Sudaryono Jateng Satu
Munas 10 Forum Zakat

HOLOPIS FEEDS